Perbandingan Elementor Dan Gutenberg Untuk WordPress

Perbandingan Elementor Dan Gutenberg Untuk WordPress. Kalau anda sedang membangun website WordPress untuk bisnis, besar kemungkinan anda bertemu dua pilihan editor yang paling sering dibicarakan
Elementor dan Gutenberg

Keduanya bisa menghasilkan tampilan yang menarik, landing page yang rapi, dan halaman layanan yang meyakinkan
Namun cara kerjanya berbeda, dampaknya ke performa berbeda, dan biaya jangka panjangnya juga bisa berbeda

Saya menulis artikel ini supaya anda tidak memilih hanya karena ikut tren atau karena rekomendasi acak di forum
Tujuan saya sederhana
anda paham perbandingannya dari sisi SEO, kecepatan, kemudahan kerja tim, stabilitas, dan potensi konversi
lalu anda bisa memutuskan editor mana yang paling masuk akal untuk kebutuhan bisnis anda

Di akhir artikel, saya sertakan panduan memilih yang praktis, termasuk skenario penggunaan yang sering saya temui pada website bisnis di Indonesia

Cara Berpikir Yang Benar Saat Membandingkan Elementor Dan Gutenberg

Sebelum masuk ke fitur, saya ingin meluruskan satu hal
yang sedang anda pilih bukan sekadar editor halaman
anda sedang memilih pola kerja website anda

Elementor cenderung memberikan kebebasan visual yang luas dengan sistem builder
Gutenberg adalah editor bawaan WordPress berbasis blok yang semakin matang dan semakin kuat

Perbandingan yang sehat harus menjawab pertanyaan ini
apakah anda butuh kecepatan eksekusi desain dan fleksibilitas tinggi
atau anda butuh performa ringan, struktur yang lebih dekat dengan core WordPress, dan risiko konflik yang lebih rendah

Tidak ada jawaban yang selalu benar untuk semua bisnis
yang ada adalah pilihan yang paling cocok untuk konteks anda

Memahami Gutenberg Dalam Bahasa Yang Sederhana

Gutenberg adalah editor blok bawaan WordPress
Anda menyusun halaman memakai blok, misalnya blok paragraf, heading, gambar, kolom, tombol, tabel, dan lain lain

Gutenberg berkembang cepat
Sekarang banyak theme modern yang mendukung blok dengan baik
Bahkan konsep full site editing membuat Gutenberg tidak hanya untuk konten, tetapi juga bisa untuk mengatur bagian layout tertentu tergantung theme yang anda gunakan

Gutenberg terasa natural karena melekat ke WordPress core
Ini biasanya berpengaruh ke stabilitas dan performa

Memahami Elementor Dalam Bahasa Yang Sederhana

Elementor adalah plugin page builder yang menyediakan editor visual drag and drop
Anda bisa mengatur layout lebih bebas, mengatur efek, jarak, warna, typography, bahkan membangun template header footer dan halaman arsip tergantung paket yang anda gunakan

Elementor populer karena cepat menghasilkan tampilan yang terlihat profesional tanpa banyak keterlibatan developer
Bagi banyak bisnis, ini mempercepat peluncuran website dan mempercepat pembuatan landing page kampanye

Namun karena Elementor adalah layer tambahan di atas WordPress, ada konsekuensi
Ada beban file tambahan, ada struktur HTML yang lebih kompleks, dan ada ketergantungan pada plugin untuk rendering halaman

Perbandingan Dari Sudut Pandang Bisnis

Saat saya membantu pemilik bisnis memilih, saya selalu menilai dari lima hal

Kecepatan produksi halaman
Kecepatan loading website
Konsistensi desain dan workflow tim
Risiko teknis jangka panjang
Dampak ke SEO dan konversi

Sekarang kita bedah satu per satu dengan cara yang praktis

Kecepatan Membuat Halaman Dan Landing Page

Untuk kebutuhan landing page cepat, Elementor biasanya unggul
Anda bisa menyusun layout kompleks dengan cepat
Anda bisa meniru desain referensi dengan presisi
Anda bisa membuat section hero, testimoni, pricing, FAQ, dan CTA dalam waktu singkat

Gutenberg juga bisa cepat, tetapi kecepatan itu sangat bergantung pada theme dan pola template yang anda pakai
Kalau theme anda punya blok pattern dan style guide yang rapi, Gutenberg bisa sangat efisien
Kalau theme anda minim pattern dan anda harus merakit dari nol, Gutenberg terasa lebih lambat untuk layout yang kompleks

Ringkasnya
Elementor unggul untuk kecepatan desain yang fleksibel
Gutenberg unggul untuk kecepatan produksi konten jika struktur template sudah disiapkan

Kualitas Kontrol Desain Dan Fleksibilitas Visual

Elementor memberi kontrol desain yang sangat luas
Anda bisa atur spacing sampai detail
Anda bisa atur responsif per perangkat
Anda bisa buat layout unik untuk halaman tertentu

Gutenberg lebih terstruktur
Secara bawaan, Gutenberg mendorong konsistensi
Anda bekerja dengan blok yang lebih standar
Ini bagus untuk website bisnis yang ingin tampilan konsisten tanpa banyak variasi

Kalau bisnis anda butuh desain yang sangat unik untuk campaign tertentu, Elementor biasanya lebih nyaman
Kalau bisnis anda butuh tampilan yang konsisten dan mudah dijaga dalam jangka panjang, Gutenberg sering terasa lebih rapi

Performa Dan Kecepatan Loading

Ini poin yang sangat penting untuk SEO dan konversi

Secara umum, Gutenberg cenderung lebih ringan
Karena ia bagian dari WordPress core, beban tambahan biasanya lebih kecil
HTML yang dihasilkan cenderung lebih sederhana
Jika theme yang anda pakai juga ringan, kombinasi Gutenberg dan theme ringan bisa sangat kencang

Elementor sering menghasilkan struktur yang lebih kompleks
Ada wrapper, ada container, ada styling yang lebih banyak
Ada file CSS dan JavaScript tambahan
Dengan konfigurasi yang tepat, Elementor tetap bisa cepat
Tapi ia butuh disiplin lebih tinggi

Hal yang sering membuat Elementor terasa lambat pada website bisnis
Terlalu banyak widget dan efek
Template import yang berat
Gambar besar tanpa optimasi
Hosting lemah
Plugin tambahan terlalu banyak
Tidak ada caching yang benar

Kalau website anda mengandalkan iklan berbayar dan landing page harus sangat cepat, Gutenberg sering lebih aman
Kalau anda memakai Elementor, anda harus siap menyiapkan optimasi performa dari awal

Dampak Ke SEO On Page

Banyak orang bertanya apakah Elementor atau Gutenberg lebih SEO friendly
Jawaban saya
keduanya bisa SEO friendly jika eksekusinya benar
Namun jalur masalahnya berbeda

Gutenberg biasanya lebih aman untuk struktur konten
Heading lebih mudah dikontrol
Markup cenderung lebih bersih
Internal link mudah dibuat tanpa tambahan layer

Elementor bisa SEO friendly, tetapi anda harus lebih teliti
Kadang widget tertentu membuat markup lebih ramai
Kadang heading disusun demi visual, bukan demi struktur
Kadang tombol dibuat sebagai elemen yang tidak ideal jika tidak dipasang dengan benar
Kadang konten penting berada di dalam section yang struktur HTML nya panjang

Saran saya untuk SEO
Apapun editornya, pastikan struktur halaman rapi
Satu H1 per halaman
H2 dan H3 mengikuti logika topik
Internal link mengarah ke halaman layanan dan artikel pendukung
CTA tidak mengganggu alur membaca
Gambar diberi alt text yang relevan
Schema diterapkan jika dibutuhkan

Dampak Ke Core Web Vitals Dan Pengalaman Pengguna

Core Web Vitals berkaitan dengan pengalaman loading dan interaksi
Bukan hanya soal cepat, tetapi juga stabil dan responsif

Gutenberg punya peluang lebih besar untuk nilai yang bagus karena lebih ringan
Namun tetap bisa gagal jika theme berat atau media tidak dioptimasi

Elementor bisa lolos Core Web Vitals, tetapi memerlukan pengaturan yang lebih serius
Anda perlu memperhatikan
Jumlah widget
Animasi
Font
Penggunaan video
Lazy load
Minify
Caching
Optimasi gambar
Penggunaan plugin pihak ketiga untuk pop up dan tracking

Kalau anda menjalankan Google Ads, performa landing page mempengaruhi biaya
Halaman lambat sering membuat rasio konversi turun
Ketika rasio konversi turun, anda membayar lebih mahal untuk setiap lead
Jadi perbandingan editor ini tidak bisa dipisahkan dari biaya akuisisi

Kemudahan Kolaborasi Tim Konten

Bisnis yang serius biasanya punya rutinitas konten
Artikel blog, studi kasus, update layanan, halaman area, dan seterusnya

Gutenberg umumnya lebih mudah untuk tim konten
Karena editor bawaan, lebih sedikit hal yang bisa mengganggu
Editor dan author lebih cepat beradaptasi
Konten lebih mudah dipindahkan dan diubah tanpa takut layout pecah

Elementor lebih nyaman untuk tim yang fokus desain dan landing page
Namun untuk tim konten harian, Elementor kadang terasa berlebihan
Ada risiko format tidak konsisten
Ada risiko terlalu banyak penyesuaian visual per halaman
Ada risiko halaman menjadi berat karena terlalu banyak section yang unik

Kalau strategi anda adalah scale SEO dengan banyak artikel dan cluster konten, Gutenberg biasanya lebih efisien
Kalau strategi anda adalah mengandalkan landing page per campaign dengan desain spesifik, Elementor sering memberi keunggulan

Konsistensi Brand Dan Sistem Desain

Website bisnis yang kuat biasanya punya sistem desain
Font, warna, ukuran tombol, gaya section, gaya testimoni, dan gaya form

Gutenberg bisa sangat kuat jika anda pakai theme berbasis blok yang punya style konsisten
Anda bisa gunakan pattern dan template
Anda tinggal mengisi konten tanpa mengubah struktur

Elementor juga bisa konsisten, apalagi dengan global settings
Anda bisa mengatur global colors dan global fonts
Anda bisa membuat template section
Namun konsistensi itu bergantung pada kedisiplinan tim
Jika setiap orang bebas mengubah margin dan padding, dalam beberapa bulan tampilan website bisa tidak seragam

Saya sering melihat kasus seperti ini
Hari pertama website terlihat rapi
Enam bulan kemudian, setiap halaman terasa seperti dibuat oleh orang yang berbeda
Ini bukan salah Elementornya, ini salah proses

Kalau anda memakai Elementor, buat aturan yang jelas
Gunakan global style
Gunakan template section
Batasi akses edit desain untuk role tertentu
Biarkan tim konten hanya edit teks dan gambar sesuai guideline

Ketergantungan Dan Risiko Lock In

Ini bagian yang sering tidak dipikirkan di awal

Gutenberg secara alami lebih minim lock in karena ia bagian dari WordPress core
Jika anda pindah theme, konten anda tetap lebih mudah terbaca dan ditata ulang

Elementor menciptakan ketergantungan pada plugin
Jika suatu hari anda mematikan Elementor, halaman bisa berubah tampilan dan berantakan
Konten biasanya masih ada, tetapi strukturnya bisa penuh shortcodes atau markup yang sulit dibaca, tergantung versi dan cara pembangunan

Ini bukan berarti Elementor buruk
Ini hanya berarti anda harus menganggap Elementor sebagai komponen inti
Bukan sekadar plugin tambahan

Kalau bisnis anda ingin fleksibilitas migrasi dalam jangka panjang, Gutenberg lebih aman
Kalau bisnis anda mengutamakan kecepatan desain dan siap menjaga plugin, Elementor tetap layak

Stabilitas Update Dan Kompatibilitas

WordPress selalu berkembang
Plugin dan theme juga berkembang
Titik rawannya adalah kompatibilitas

Gutenberg lebih dekat dengan core sehingga cenderung stabil
Namun perubahan besar WordPress juga bisa mempengaruhi theme blok tertentu

Elementor sangat aktif berkembang, ini bagus
Tetapi setiap update besar punya risiko kompatibilitas
Terutama jika website anda memakai banyak addon Elementor atau plugin tambahan yang mengait ke Elementor

Saran saya untuk stabilitas
Gunakan staging untuk tes update
Jangan update membabi buta di jam sibuk
Catat versi sebelum update
Backup sebelum update
Kurangi addon yang tidak perlu
Pilih plugin yang reputasinya bagus dan aktif dipelihara

Perbandingan Biaya

Gutenberg pada dasarnya gratis karena bawaan WordPress
Namun biaya bisa muncul dari theme premium atau plugin blok tambahan

Elementor punya versi gratis dan versi berbayar
Untuk banyak kebutuhan bisnis, versi berbayar sering terasa lebih lengkap, terutama jika anda butuh theme builder, form builder, dan fitur yang mempercepat workflow

Yang harus anda hitung bukan hanya biaya lisensi
Anda juga harus menghitung
Biaya performa jika halaman jadi berat dan iklan jadi lebih mahal
Biaya maintenance jika konflik plugin sering terjadi
Biaya developer jika ada custom yang rumit
Biaya migrasi jika suatu hari ingin pindah builder

Jika anda menilai sebagai aset bisnis, biaya yang paling mahal biasanya bukan lisensi
yang paling mahal adalah kehilangan konversi karena halaman lambat atau pengalaman pengguna buruk

Elementor Dan Gutenberg Untuk Website Company Profile

Untuk company profile, keduanya bisa berhasil
Namun saya lihat pola berikut cukup sering

Gutenberg cocok untuk company profile yang mengutamakan
Kecepatan
Kesederhanaan
Stabilitas
Struktur halaman yang rapi
Konten yang banyak dan terus bertambah

Elementor cocok untuk company profile yang mengutamakan
Tampilan visual yang lebih dinamis
Section dengan layout unik
Presentasi portofolio yang lebih bergaya
Halaman layanan yang ingin terlihat premium

Jika bisnis anda bermain di jasa profesional, halaman layanan yang rapi dan cepat sering lebih penting daripada efek visual
Karena calon klien ingin memahami manfaat, proses, bukti sosial, dan cara menghubungi anda
Pada konteks ini, Gutenberg sering memberi rasio efektif yang tinggi

Namun jika bisnis anda berada di industri yang sangat visual, misalnya desain interior, fotografi, event, atau brand premium, Elementor bisa memberi presentasi yang lebih memikat
Dengan catatan performa tetap dijaga

Elementor Dan Gutenberg Untuk Landing Page Iklan

Untuk iklan, pertanyaan utamanya bukan siapa yang paling keren
Pertanyaan utamanya siapa yang paling cepat menghasilkan lead dengan biaya lebih efisien

Gutenberg sering unggul karena ringan
Landing page cepat, skor pengalaman pengguna lebih baik, dan konversi lebih stabil

Elementor unggul karena fleksibilitas desain
Anda bisa membuat landing page yang sangat sesuai dengan offer
Anda bisa membuat variasi layout untuk A B testing lebih cepat

Saya biasanya memilih seperti ini
Jika anda butuh landing page sederhana dengan fokus konversi tinggi, Gutenberg atau Gutenberg plus blok tambahan sudah cukup
Jika anda butuh landing page dengan banyak variasi visual dan struktur unik, Elementor bisa lebih cepat dalam eksekusi

Namun ada aturan yang saya selalu pegang
Untuk landing page iklan, batasi hal yang tidak perlu
Jangan kejar animasi berlebihan
Jangan kejar section yang panjang tanpa arah
Fokus pada pesan, bukti, dan CTA

Elementor Dan Gutenberg Untuk Blog Dan Strategi SEO Konten

Kalau fokus anda adalah SEO berbasis konten, Gutenberg biasanya lebih nyaman
Produksi artikel cepat
Editor lebih sederhana
Struktur heading lebih mudah dijaga
Artikel lebih mudah dirawat

Elementor untuk blog sering terasa kurang efisien
Bukan karena tidak bisa, tetapi karena overheadnya lebih besar
Jika setiap artikel dibuat dengan Elementor, website bisa jadi berat dan proses edit bisa lebih rumit

Skenario yang sering saya rekomendasikan
Gunakan Gutenberg untuk artikel
Gunakan Elementor untuk halaman landing page dan halaman layanan tertentu yang membutuhkan desain khusus

Ini kombinasi yang banyak dipakai karena memanfaatkan kekuatan masing masing
Namun perlu disiplin agar tidak terjadi duplikasi fungsi dan konflik style

Elementor Dan Gutenberg Untuk WooCommerce

Untuk toko online, kebutuhan anda biasanya
Layout produk rapi
Checkout lancar
Kecepatan tinggi
Kompatibilitas plugin pembayaran dan pengiriman

Gutenberg dengan theme WooCommerce yang ringan bisa bekerja sangat baik
Elementor juga punya ekosistem untuk WooCommerce, termasuk widget untuk produk dan template

Yang perlu anda perhatikan
WooCommerce itu sudah berat secara natural dibanding website biasa
Jika anda menambahkan builder yang berat, anda perlu optimasi ekstra
Jika tujuan anda adalah penjualan, kecepatan dan kemudahan checkout sering lebih penting daripada efek visual

Jika anda memakai Elementor untuk WooCommerce, pastikan
Template produk tidak berlebihan
Minimal plugin tambahan
Gunakan caching yang kompatibel dengan cart dan checkout
Pantau error dan kompatibilitas

Kontrol Responsif Dan Pengalaman Mobile

Mayoritas pengunjung website bisnis di Indonesia banyak datang dari mobile
Jadi editor yang anda pilih harus membuat mobile experience yang kuat

Elementor memberi kontrol responsif yang sangat detail
Anda bisa mengatur per perangkat
Anda bisa menampilkan dan menyembunyikan elemen tertentu

Gutenberg mengandalkan theme dan blok
Theme yang baik akan otomatis responsif
Namun kontrol detail per perangkat biasanya tidak sefleksibel Elementor kecuali anda memakai blok tambahan

Kalau bisnis anda sangat bergantung pada mobile conversion, Elementor bisa memberi kontrol lebih luas
Tetapi kontrol luas juga bisa membuat tim over edit
Jika setiap halaman punya setting responsif yang berbeda, maintenance menjadi lebih berat

Saya lebih suka sistem yang konsisten
Buat layout yang natural responsif
Minimalkan setting khusus per halaman
Karena yang paling sering membuat masalah mobile adalah inkonsistensi, bukan kekurangan fitur

Aksesibilitas Dan Kerapian Struktur Konten

Aksesibilitas berkaitan dengan keterbacaan dan kemudahan penggunaan untuk berbagai kondisi
Ini juga sering berhubungan dengan kualitas struktur HTML

Gutenberg cenderung lebih bersih dan lebih mudah dijaga untuk struktur konten
Elementor bisa bagus juga, tetapi anda harus memperhatikan penggunaan heading, button, dan elemen interaktif

Hal yang sering saya temui pada halaman Elementor yang kurang rapi
Heading dipakai untuk memperbesar teks, bukan untuk struktur
Tombol dibuat dari elemen yang tidak ideal
Section terlalu banyak sehingga layar terasa melelahkan

Prinsip yang saya sarankan
Gunakan heading untuk struktur
Gunakan desain untuk estetika
Bukan sebaliknya

Keamanan Dan Risiko Plugin Tambahan

Gutenberg biasanya butuh lebih sedikit plugin untuk kebutuhan dasar
Semakin sedikit plugin, biasanya semakin kecil risiko konflik dan celah

Elementor sering mengundang tambahan
Addon widget
Plugin template
Plugin pop up
Plugin form tambahan
Plugin animasi

Bukan berarti harus menghindari
Tetapi anda harus memilih dengan kepala dingin

Saran saya
Jika anda memilih Elementor, gunakan seminimal mungkin addon
Pilih addon yang benar benar dibutuhkan
Hindari plugin yang jarang update
Hindari plugin yang reputasinya tidak jelas

Untuk bisnis, keamanan itu bagian dari aset
Masalah keamanan bisa merusak trust dan merusak performa SEO

Performa Nyata Di Lapangan

Saya ingin memberi gambaran yang jujur berdasarkan pola yang sering terjadi pada website bisnis

Gutenberg sering menang pada
Website company profile yang sederhana
Website konten yang banyak
Website dengan target SEO kuat
Website yang butuh stabilitas dan maintenance ringan

Elementor sering menang pada
Website yang butuh desain unik dan cepat jadi
Landing page campaign yang sering berubah
Website dengan kebutuhan presentasi visual tinggi
Website yang punya tim desain internal atau vendor yang rutin mengelola

Namun saya juga sering melihat ini
Website Gutenberg bisa lambat karena theme berat dan gambar tidak dioptimasi
Website Elementor bisa cepat karena stack rapi dan optimasi serius

Jadi perbandingan ini bukan takdir
Ini soal disiplin eksekusi

Skenario Pemilihan Berdasarkan Tipe Bisnis

Agar lebih mudah, saya buatkan skenario yang sering saya temui

Bisnis jasa profesional yang mengejar lead SEO
Biasanya lebih cocok Gutenberg
Fokus pada halaman layanan yang informatif, cepat, dan mudah dirawat

Agency atau konsultan yang sering membuat landing page kampanye
Bisa cocok Elementor untuk landing page
Gutenberg untuk blog dan konten edukasi

Bisnis kreatif yang mengutamakan visual
Misalnya studio foto, interior, event
Elementor sering memberi presentasi yang lebih memikat
Namun pastikan performa dijaga

Bisnis ecommerce skala kecil menengah
Pilih yang paling stabil untuk checkout dan kecepatan
Seringnya Gutenberg plus theme WooCommerce yang ringan
Elementor bisa dipakai untuk halaman promosi tertentu, bukan seluruh toko

Perusahaan B2B dengan penawaran kompleks
Keduanya bisa
Yang penting struktur konten, studi kasus, dan CTA rapi
Kalau tim anda banyak menulis konten, Gutenberg lebih nyaman

Kombinasi Elementor Dan Gutenberg Yang Aman Untuk Website Bisnis

Banyak pemilik bisnis bertanya apakah boleh menggunakan keduanya
Boleh, dan sering justru ideal
Asal anda disiplin

Pola yang saya rekomendasikan untuk banyak kasus
Gutenberg untuk artikel blog dan konten edukasi
Gutenberg untuk halaman standar yang tidak butuh desain rumit
Elementor untuk landing page iklan dan halaman layanan unggulan yang butuh desain spesifik

Aturan agar kombinasi tetap aman
Batasi jumlah halaman Elementor
Gunakan template Elementor yang konsisten
Jangan pakai dua sistem style yang saling bertabrakan
Pastikan theme anda kompatibel
Minimalkan addon Elementor
Selalu uji performa halaman Elementor, karena biasanya di sanalah beban terbesar

Dengan pola ini, anda mendapatkan performa yang lebih stabil dan tetap punya fleksibilitas desain

Checklist Membandingkan Elementor Dan Gutenberg Untuk Keputusan Cepat

Saya buat checklist yang bisa anda pakai sekarang juga

Jika prioritas utama anda adalah performa dan SEO konten
Gutenberg biasanya lebih cocok

Jika prioritas utama anda adalah desain landing page yang fleksibel dan cepat dibuat
Elementor biasanya lebih cocok

Jika tim anda banyak editor konten non teknis
Gutenberg biasanya lebih mudah

Jika anda punya tim desain yang ingin kontrol detail
Elementor biasanya lebih nyaman

Jika anda ingin risiko lock in lebih rendah
Gutenberg biasanya lebih aman

Jika anda siap mengelola stack dan optimasi performa secara rutin
Elementor tetap sangat layak

Cara Membuat Elementor Tetap Cepat Dan SEO Friendly

Jika anda memilih Elementor, saya sarankan anda menerapkan ini dari awal

Gunakan theme yang ringan dan kompatibel
Batasi plugin addon Elementor
Gunakan global fonts dan global colors
Gunakan template section agar konsisten
Hindari animasi berat dan efek berlebihan
Optimalkan gambar sebelum upload
Gunakan caching yang benar
Gunakan hosting yang sesuai
Audit halaman yang paling penting untuk bisnis
Biasanya halaman layanan dan landing page iklan

Anda akan terkejut, Elementor bisa sangat cepat jika disiplin
Masalahnya, banyak orang memakai Elementor untuk semua hal dan menambah plugin tanpa kontrol

Cara Membuat Gutenberg Lebih Powerful Tanpa Membebani Website

Jika anda memilih Gutenberg dan merasa kurang fleksibel, anda bisa memperkuatnya tanpa membuat website berat

Pilih theme blok yang matang dan ringan
Gunakan pattern untuk section yang sering dipakai
Buat template halaman layanan yang konsisten
Gunakan blok tambahan seperlunya
bukan untuk semua hal

Kunci Gutenberg adalah sistem
Jika sistem sudah dibuat, tim tinggal mengisi konten
Ini membuat produksi cepat dan hasil konsisten

Pertanyaan Yang Sering Muncul Dari Pemilik Bisnis

Apakah Elementor membuat SEO lebih buruk
Tidak otomatis
Yang membuat SEO bermasalah adalah halaman lambat, struktur heading kacau, dan konten tidak menjawab intent
Elementor hanya meningkatkan risiko itu jika dipakai tanpa disiplin

Apakah Gutenberg selalu lebih cepat
Secara peluang, ya
Namun bisa lambat jika theme berat, banyak plugin, dan media tidak dioptimasi

Apakah saya harus memilih satu saja
Tidak harus
Kombinasi sering menjadi pilihan paling pragmatis untuk bisnis

Jika website sudah terlanjur memakai Elementor, apakah harus migrasi ke Gutenberg
Tidak selalu
Kalau website anda sudah menghasilkan dan stabil, lebih baik fokus ke optimasi dan konsistensi
Migrasi hanya diperlukan jika biaya maintenance terlalu besar, performa sulit diperbaiki, atau anda ingin mengurangi ketergantungan builder

Strategi Praktis Memilih Editor Untuk Website Bisnis Yang Mengejar Lead

Saya akan rangkum dengan cara yang bisa langsung anda terapkan sebagai strategi kerja

Langkah pertama
Tentukan halaman mana yang paling penting untuk menghasilkan uang
Biasanya halaman layanan dan landing page

Langkah kedua
Tentukan jalur traffic utama
SEO konten atau iklan atau keduanya

Langkah ketiga
Pilih editor berdasarkan beban kerja tim
Jika tim banyak produksi artikel, Gutenberg akan menghemat waktu
Jika tim sering membuat landing page campaign, Elementor mempercepat iterasi

Langkah keempat
Tetapkan SOP agar website tetap rapi
Siapa yang boleh mengubah layout
Siapa yang hanya mengubah teks
Bagaimana aturan heading
Bagaimana aturan internal link
Bagaimana aturan upload gambar

Dengan empat langkah ini, anda bisa memakai Gutenberg atau Elementor dengan hasil yang jauh lebih baik dibanding memilih secara impulsif.

Baca juga: Kelebihan Dan Kekurangan WordPress Untuk Website Bisnis.

Langkah Selanjutnya Agar Website WordPress Anda Siap Dipakai Untuk Konversi

Elementor dan Gutenberg adalah alat
Yang menentukan hasil bisnis adalah strategi halaman, kualitas pesan, bukti sosial, dan pengalaman pengguna

Kalau anda ingin website WordPress yang rapi, cepat, dan siap dipakai untuk mendatangkan leads, anda perlu menyatukan tiga hal
Struktur halaman yang menjawab kebutuhan calon pelanggan
Optimasi performa agar pengunjung tidak kabur
Tracking yang rapi agar keputusan pemasaran anda berbasis data

Jika anda menjalankan kampanye iklan dan ingin landing page yang benar benar siap konversi, anda bisa menghubungkan website anda dengan strategi iklan yang terukur melalui layanan Jasa Google Ads di Murtafi Digital.

error: Content is protected !!