Strategi Penamaan Campaign Google Ads Untuk Monitoring Mudah

Strategi Penamaan Campaign Google Ads Untuk Monitoring Mudah. Banyak akun Google Ads terlihat rapi di awal, lalu beberapa bulan kemudian berubah jadi labirin. Campaign bertambah, ad group melebar, keyword bercampur, dan akhirnya monitoring jadi melelahkan. Anda membuka dashboard, melihat puluhan campaign dengan nama yang mirip, lalu butuh waktu lama untuk memahami mana yang sedang boros, mana yang sedang perform, dan mana yang sebenarnya sudah tidak relevan. Masalahnya bukan karena Google Ads makin rumit, tetapi karena sistem penamaan campaign anda tidak dibangun sebagai fondasi operasional.

Strategi penamaan campaign adalah salah satu hal paling sederhana yang bisa anda benahi, tetapi dampaknya besar. Dengan penamaan yang konsisten, anda bisa membaca kondisi akun hanya dengan melihat daftar campaign. Anda lebih cepat mengambil keputusan, lebih mudah membuat laporan, lebih gampang menjalankan SOP optimasi mingguan, dan lebih aman ketika tim bertambah atau vendor berganti.

Di artikel ini saya akan membahas strategi penamaan campaign Google Ads yang dipakai profesional jasa Google ads agar monitoring mudah. Saya akan jelaskan prinsip dasarnya, format penamaan yang bisa anda tiru, contoh penamaan untuk berbagai jenis bisnis, cara menamai ad group dan asset agar selaras, hingga cara merapikan akun lama tanpa mengganggu performa.

Kenapa Penamaan Campaign Berpengaruh Langsung Ke Kualitas Monitoring

Monitoring yang baik itu soal kecepatan membaca data dan ketepatan mengambil tindakan. Jika penamaan campaign anda tidak jelas, anda akan sering salah fokus.

Contohnya begini. Anda melihat campaign bernama Campaign 1, Campaign 2, Search New, Search Old, atau Leads. Dari nama seperti itu, anda tidak tahu isi campaign, targetnya, lokasinya, dan prioritasnya. Anda harus klik satu per satu, buka setting, buka keyword, dan baru paham. Ini membuang waktu dan meningkatkan risiko salah keputusan.

Penamaan yang baik membantu anda dalam hal berikut.

Membaca tujuan campaign tanpa membuka detail
Memisahkan brand dan non brand dengan jelas
Memisahkan produk atau layanan prioritas
Membedakan wilayah target
Membedakan objective seperti leads atau purchase
Membedakan fase eksperimen dan baseline
Memudahkan filter dan segmentasi laporan
Memudahkan audit dan handover tim

Saat anda bisa memahami struktur dari daftar campaign, monitoring jadi ringan. Anda tidak lagi mengandalkan ingatan, tetapi mengandalkan sistem.

Kesalahan Penamaan Yang Paling Sering Membuat Dashboard Berantakan

Sebelum masuk ke strategi yang benar, saya ingin tunjukkan kesalahan yang sering terjadi. Ini penting agar anda tidak mengulang pola yang sama.

Nama terlalu pendek dan generik
Contoh Search 1, Remarketing, PMax, Leads, Indonesia. Nama ini tidak membantu.

Nama terlalu panjang dan penuh detail yang tidak penting
Contoh Search Campaign Leads New Customer Target CPA 50K Jakarta Mobile Only. Terlalu panjang membuat sulit dibaca cepat dan mudah salah ketik.

Format tidak konsisten
Kadang pakai singkatan, kadang tidak. Kadang pakai huruf besar, kadang kecil. Kadang pakai bahasa campur. Ini membuat filter laporan sulit.

Tidak ada penanda prioritas
Campaign utama dan campaign eksperimen terlihat sama, sehingga anda bisa salah memotong budget atau salah mengubah setting.

Tidak ada pemisahan brand dan non brand
Akhirnya performa terlihat bagus karena brand mendominasi, tetapi monitoring pertumbuhan demand baru jadi kabur.

Jika akun anda sudah terlanjur seperti ini, jangan khawatir. Artikel ini juga membahas cara merapikannya bertahap.

Prinsip Dasar Penamaan Campaign Versi Profesional

Penamaan campaign yang baik mengikuti prinsip berikut.

Satu nama harus menjawab pertanyaan penting
Campaign ini jenisnya apa, tujuannya apa, targetnya siapa, dan cakupan utamanya apa

Nama harus mudah discan
Artinya bisa dibaca cepat dalam daftar campaign, tanpa perlu berpikir lama

Format harus konsisten di seluruh akun
Agar filter dan laporan bisa otomatis dan rapi

Nama harus scalable
Saat campaign bertambah, format tetap bisa dipakai tanpa membuat nama jadi kacau

Nama harus aman untuk kolaborasi
Jika ada tim baru masuk, mereka langsung paham tanpa harus briefing panjang

Saya biasanya membangun format penamaan dengan urutan komponen yang konsisten. Urutan ini penting karena mata anda akan terbiasa membaca bagian tertentu terlebih dahulu.

Komponen Informasi Yang Sebaiknya Ada Di Nama Campaign

Tidak semua komponen harus dipakai di semua akun. Tetapi untuk monitoring mudah, komponen berikut paling sering membantu.

Channel atau jenis campaign
Misalnya Search, PMax, Display, Video, Demand Gen

Objective utama
Leads, Purchase, Traffic, App, Store Visit, atau nama objective internal

Brand atau NonBrand
Ini komponen yang sangat penting untuk membaca performa

Produk atau layanan atau kategori
Misalnya Jasa SEO, Jasa Google Ads, Website Development, Serum Vitamin C, Laptop Gaming

Lokasi target
Misalnya Jakarta, Jabodetabek, Indonesia, Bali, Singapore, atau cluster wilayah

Audiens atau segmen bila relevan
Misalnya Remarketing, New Customer, Competitor, B2B, High Intent

Status atau fase
Misalnya Core, Test, Scale, Recovery, Seasonal

Bidding atau strategi opsional
Terkadang saya menambahkan penanda seperti tCPA atau tROAS bila memang banyak strategi berbeda. Tetapi ini opsional, jangan sampai nama jadi terlalu panjang.

Kuncinya adalah memilih komponen yang benar benar anda pakai untuk mengambil keputusan.

Format Penamaan Yang Paling Enak Dipakai Untuk Monitoring

Karena anda meminta tanpa tanda titik dua dan tanpa garis pemisah, saya akan pakai format berbasis spasi. Anda bisa menulisnya dengan pola konsisten seperti ini.

JenisCampaign Objective BrandType Produk Lokasi Segmen Status

Contoh
Search Leads NonBrand Jasa Google Ads Jakarta Core
Search Leads Brand Murtafi Digital Indonesia Core
Search Purchase NonBrand Laptop Gaming Indonesia Scale
PMax Purchase NonBrand Skincare Wajah Indonesia Core
Display Leads Remarketing Jasa SEO Jabodetabek Test

Dengan format seperti ini, saat anda melihat daftar campaign, anda bisa langsung mengurutkan mana Search, mana PMax, mana Brand, mana NonBrand, lalu tahu produk dan lokasi.

Jika anda ingin lebih ringkas, anda bisa menghilangkan komponen segmen atau status pada campaign yang tidak membutuhkannya.

Contoh ringkas
Search Leads NonBrand Jasa SEO Jakarta
PMax Purchase Skincare Indonesia

Yang penting konsisten.

Standar Singkatan Yang Aman Agar Tidak Membingungkan

Banyak orang suka singkatan untuk memendekkan nama. Singkatan boleh, tetapi harus konsisten dan mudah dipahami.

Saya sarankan singkatan yang universal dan tidak ambigu.

NB untuk NonBrand
BR untuk Brand
RMK untuk Remarketing
CMP untuk Competitor
ID untuk Indonesia
JKT untuk Jakarta
JBD untuk Jabodetabek

Jika tim anda kecil dan anda yakin semua orang paham, singkatan ini bisa membantu. Tetapi jika akun sering dipegang banyak orang atau anda sering bekerja sama dengan klien, lebih aman gunakan kata lengkap agar jelas.

Lebih baik nama sedikit panjang tetapi mudah dipahami, daripada pendek tetapi membingungkan.

Penamaan Campaign Untuk Struktur Brand Dan NonBrand

Untuk monitoring, pemisahan brand dan non brand sebaiknya terlihat jelas sejak kata pertama atau kata kedua.

Saya sering menaruh brand type di posisi awal setelah objective.

Contoh
Search Leads Brand Murtafi Digital Indonesia
Search Leads NonBrand Jasa Google Ads Indonesia
Search Leads NonBrand Jasa SEO Jakarta

Dengan begitu, ketika anda filter atau sort, campaign brand akan mengelompok dengan rapi.

Banyak akun menjadi kacau karena brand tidak dipisah. Anda melihat angka CPA rata rata bagus, padahal itu hasil brand. Ketika anda mulai scale non brand, biaya naik dan anda kaget. Penamaan yang jelas membantu anda melihat realitas ini sejak awal.

Penamaan Campaign Untuk Produk Atau Kategori

Jika bisnis anda multi produk, komponen produk atau kategori harus menjadi bagian utama nama.

Aturan praktis.

Gunakan nama kategori untuk campaign kategori
Gunakan nama produk untuk campaign produk hero
Gunakan penanda promo untuk campaign promo

Contoh e commerce
Search Purchase NonBrand Skincare Wajah Indonesia Core
Search Purchase NonBrand Skincare Tubuh Indonesia Core
Search Purchase NonBrand Serum Vitamin C Indonesia Scale
Search Purchase Promo Bundling Skincare Indonesia Seasonal

Dengan format ini, anda bisa monitor pengeluaran per kategori tanpa harus bikin laporan rumit. Cukup filter nama campaign.

Penamaan Campaign Untuk Lokasi Dan Multi Kota

Jika anda menarget banyak wilayah, masukkan lokasi di nama.

Contoh bisnis jasa
Search Leads NonBrand Jasa SEO Jakarta Core
Search Leads NonBrand Jasa SEO Depok Core
Search Leads NonBrand Jasa SEO Tangerang Core

Jika anda memakai cluster, tulis cluster yang anda gunakan.

Contoh
Search Leads NonBrand Jasa SEO Jabodetabek Core
Search Leads NonBrand Jasa SEO Jawa Barat Core

Kunci monitoring lokasi adalah konsistensi lokasi. Jangan kadang tulis Jakarta, kadang JKT, kadang DKI, kecuali anda memang punya standar.

Penamaan Campaign Untuk Segmentasi Intent

Jika anda memisahkan intent, penamaan harus membantu anda melihat intent itu.

Contoh
Search Leads NonBrand Jasa SEO High Intent Jakarta Core
Search Leads NonBrand Jasa SEO Mid Intent Jakarta Core
Search Traffic NonBrand Edukasi SEO Low Intent Indonesia Test

Dengan format ini, anda tahu mana campaign yang bertugas menghasilkan lead cepat dan mana yang bertugas mengisi funnel.

Penamaan Campaign Untuk Competitor

Campaign competitor sebaiknya selalu punya penanda jelas agar anda tidak salah membaca performa.

Contoh
Search Leads Competitor Jasa SEO Jakarta Test
Search Purchase Competitor Laptop Gaming Indonesia Test

Competitor cenderung punya CTR dan conversion rate yang berbeda. Dengan penamaan jelas, anda bisa menilai apakah strategi ini layak atau tidak, tanpa mencampurnya dengan campaign utama.

Penamaan Campaign Untuk Remarketing Dan Audiens

Remarketing juga sebaiknya terlihat jelas.

Contoh
Display Leads Remarketing Jasa Google Ads Indonesia Core
Video Traffic Remarketing Produk Hero Indonesia Test

Jika anda membedakan remarketing berdasarkan durasi, anda bisa tambahkan angka hari sebagai penanda.

Contoh
Display Leads Remarketing 7D Jasa SEO Indonesia
Display Leads Remarketing 30D Jasa SEO Indonesia

Tetap jaga agar tidak terlalu panjang.

Penamaan Campaign Untuk Eksperimen Dan Testing

Salah satu penyebab akun berantakan adalah eksperimen tidak diberi label. Akhirnya campaign test jalan terus, menyedot budget, dan tidak pernah dievaluasi.

Saya sarankan penanda status di akhir.

Core untuk baseline
Test untuk eksperimen
Scale untuk yang sedang dinaikkan
Seasonal untuk musiman
Recovery untuk perbaikan setelah drop

Contoh
Search Leads NonBrand Jasa Google Ads Jakarta Test
Search Leads NonBrand Jasa Google Ads Jakarta Core

Dengan cara ini, saat anda butuh mengamankan budget, anda bisa cepat memotong Test dulu, bukan mengganggu Core.

Menyelaraskan Penamaan Ad Group Agar Monitoring Lebih Tajam

Penamaan campaign rapi harus didukung penamaan ad group yang rapi.

Prinsip ad group.

Satu ad group satu tema intent
Nama ad group mencerminkan tema keyword

Contoh untuk campaign Search Leads NonBrand Jasa Google Ads Jakarta Core.

Ad group Jasa Google Ads
Ad group Pasang Iklan Google
Ad group Konsultan Google Ads
Ad group Harga Jasa Google Ads

Nama ad group yang rapi memudahkan anda membaca laporan search terms dan memudahkan menulis iklan yang relevan.

Jika anda memakai segmentasi intent, ad group bisa lebih spesifik.

Ad group High Intent Jasa Google Ads
Ad group Mid Intent Harga dan Biaya

Tetap konsisten dengan bahasa yang anda pakai.

Menyelaraskan Penamaan Asset Dan Extension

Monitoring bukan hanya campaign. Asset seperti sitelink dan callout juga sebaiknya rapi.

Sitelink name bisa mengikuti fungsi.

Sitelink Layanan SEO
Sitelink Layanan Google Ads
Sitelink Portfolio
Sitelink Kontak WhatsApp

Callout juga bisa memakai standar.

Callout Tim Berpengalaman
Callout Optimasi Mingguan
Callout Laporan Transparan
Callout Fokus ROI

Jika anda punya banyak campaign dengan produk berbeda, buat set extension per kategori. Ini membuat iklan lebih relevan dan meningkatkan CTR serta conversion rate.

Membuat Template Penamaan Yang Bisa Dipakai Sebagai SOP

Agar tim anda konsisten, buat template sederhana.

Template 1 untuk Search
Search Objective BrandType Produk Lokasi Status

Template 2 untuk PMax
PMax Objective Produk Lokasi Status

Template 3 untuk Display Remarketing
Display Objective Remarketing Produk Lokasi Status

Template 4 untuk Video
Video Objective Segmen Produk Lokasi Status

Anda bisa menaruh template ini di dokumen SOP internal. Setiap kali membuat campaign baru, tinggal ikuti template.

Monitoring mudah terjadi karena semua orang mengikuti aturan yang sama.

Cara Merapikan Akun Lama Tanpa Mengganggu Performa

Jika akun anda sudah berjalan dan penamaan acak, anda bisa merapikannya bertahap.

Langkah yang aman.

Mulai dari campaign paling penting dulu
Ubah nama campaign dengan format baru
Pastikan anda mencatat perubahan agar laporan internal tetap nyambung

Gunakan label sebagai transisi
Jika anda takut rename mengganggu dokumentasi, anda bisa pakai label dulu, lalu rename saat tim sudah siap

Rapikan bertahap per minggu
Jangan rename semuanya sekaligus jika akun anda besar. Fokus pada bagian yang paling sering anda monitor

Buat mapping nama lama dan nama baru
Ini membantu ketika anda membandingkan data historis

Rename campaign tidak mengubah performa iklan secara langsung. Yang berubah adalah cara anda membaca dan mengelola akun. Justru ini membantu anda mengambil keputusan lebih cepat.

Tips Monitoring Cepat Dengan Penamaan Yang Tepat

Setelah penamaan rapi, monitoring bisa dilakukan dengan cara yang lebih sederhana.

Filter campaign berdasarkan Brand atau NonBrand
Filter berdasarkan lokasi
Filter berdasarkan produk
Filter berdasarkan status Core atau Test

Dengan filter sederhana ini, anda bisa membuat rutinitas monitoring yang efisien.

Contoh rutinitas harian 10 menit.

Lihat campaign Core NonBrand untuk mengecek pemborosan
Lihat campaign Brand untuk memastikan demand tidak turun tiba tiba
Lihat campaign Test untuk memastikan budget tidak meledak
Cek lokasi jika anda multi kota

Karena nama sudah rapi, anda tidak perlu klik banyak menu.

Contoh Penamaan Campaign Untuk Beberapa Industri

Saya berikan beberapa contoh agar anda bisa langsung meniru.

Bisnis jasa digital marketing
Search Leads Brand Murtafi Digital Indonesia Core
Search Leads NonBrand Jasa Google Ads Indonesia Core
Search Leads NonBrand Jasa SEO Jakarta Core
Search Leads NonBrand Jasa Pembuatan Website Indonesia Core
Display Leads Remarketing Jasa Google Ads Indonesia Test

Bisnis rental mobil destinasi
Search Leads Brand Rental Mobil Bali Bali Core
Search Leads NonBrand Sewa Mobil Bali Bali Core
Search Leads NonBrand Sewa Mobil Bali Jakarta Interest Test
Display Leads Remarketing Sewa Mobil Bali Indonesia Core

E commerce fashion
Search Purchase Brand Toko Fashion Indonesia Core
Search Purchase NonBrand Sepatu Pria Indonesia Core
Search Purchase NonBrand Sepatu Wanita Indonesia Core
Search Purchase NonBrand Sepatu Lari Indonesia Scale
PMax Purchase Sepatu Indonesia Core
Search Purchase Promo Clearance Sepatu Indonesia Seasonal

B2B software
Search Leads Brand Nama Produk Global Core
Search Leads NonBrand Software CRM Singapore Core
Search Leads NonBrand CRM Untuk UKM Singapore Test
Display Leads Remarketing CRM Singapore Core

Anda bisa menyesuaikan komponen sesuai kebutuhan.

Menjaga Konsistensi Penamaan Saat Akun Semakin Besar

Ketika akun bertambah, godaan untuk melanggar format itu besar. Biasanya terjadi saat anda sedang buru buru.

Cara menjaga konsistensi.

Buat daftar komponen standar
Contoh daftar lokasi yang boleh dipakai, daftar produk yang dipakai, daftar status yang dipakai

Batasi variasi kata
Misalnya anda pilih kata Leads, jangan kadang pakai Lead atau Form

Gunakan satu bahasa dominan
Jika anda memakai bahasa Indonesia, konsisten. Jika anda memakai campuran karena target global, tetap buat aturan yang jelas.

Review bulanan untuk kebersihan nama
Cek apakah ada campaign baru yang tidak mengikuti format. Perbaiki segera.

Disiplin kecil seperti ini menghemat waktu besar di masa depan.

Penamaan Yang Rapi Membantu Anda Menghemat Budget Secara Tidak Langsung

Mungkin anda bertanya, apa hubungannya penamaan dengan penghematan budget. Hubungannya kuat.

Jika monitoring cepat, anda lebih cepat mendeteksi kebocoran
Jika struktur jelas, anda lebih tepat menaikkan budget pada campaign yang menguntungkan
Jika test dan core dibedakan, anda tidak salah memotong campaign utama
Jika brand dan non brand jelas, anda bisa mengukur pertumbuhan permintaan baru secara jujur

Pada akhirnya, penamaan yang rapi membuat optimasi lebih tajam dan keputusan lebih cepat. Ini yang menjaga budget tetap sehat.

Baca juga: Pengaturan Lokasi Iklan Google Ads Agar Tepat Menjangkau Target.

Jika Anda Ingin Struktur Penamaan Sekaligus Struktur Akun Yang Lebih Profesional

Strategi penamaan campaign adalah fondasi untuk monitoring mudah, tetapi hasil terbaik muncul ketika penamaan selaras dengan struktur akun, tracking konversi, pemisahan brand non brand, dan rutinitas optimasi yang konsisten.

Jika anda ingin saya bantu merapikan struktur akun Google Ads, membuat standar penamaan campaign yang mudah dipakai tim, sekaligus menjalankan optimasi rutin agar performa lebih stabil, anda bisa lihat layanan di murtafidigital.com/jasa-google-ads/. Biasanya saya mulai dari audit struktur akun dan naming yang ada, lalu membuat template penamaan, label, dan pembagian campaign yang membuat monitoring jauh lebih cepat.

Dengan sistem penamaan yang rapi, anda tidak lagi merasa dashboard Google Ads itu melelahkan. Anda cukup melihat daftar campaign, dan anda langsung tahu apa yang terjadi, apa yang harus diperbaiki, dan apa yang layak ditingkatkan.

error: Content is protected !!