Metode Scoring Keyword Berdasarkan Intent Dan Persaingan
Metode Scoring Keyword Berdasarkan Intent Dan Persaingan. Riset keyword sering terlihat sederhana di permukaan. Anda kumpulkan daftar keyword, lihat volume, lalu pilih yang paling tinggi. Masalahnya, volume tidak sama dengan value. Banyak keyword bervolume besar yang hanya menghasilkan traffic, bukan leads. Ada juga keyword bervolume kecil yang justru menghasilkan order paling cepat. Di sisi lain, ada keyword yang intentnya bagus tetapi persaingannya terlalu berat, sehingga butuh waktu lama untuk menang di SEO atau butuh biaya besar di Google Ads.
Kalau anda ingin hasil yang lebih terukur, anda perlu metode scoring keyword. Bukan sekadar feeling. Bukan sekadar ikut tool. Metode scoring membantu anda menentukan prioritas keyword berdasarkan dua hal yang paling menentukan keberhasilan.
Intent yang menunjukkan seberapa dekat pencari dengan keputusan membeli
Persaingan yang menunjukkan seberapa sulit dan mahal untuk menang di keyword tersebut
Ketika dua hal ini diukur dengan rapi, anda bisa membangun strategi yang lebih realistis. Anda tahu keyword mana yang harus dikejar untuk hasil cepat, keyword mana yang cocok untuk investasi jangka menengah, dan keyword mana yang sebaiknya ditunda agar tidak menghabiskan budget dan tenaga.
Di artikel ini saya jelaskan metode scoring keyword berdasarkan intent dan persaingan yang bisa anda pakai untuk SEO dan Google Ads. Saya juga akan membagikan cara menghitung skornya, contoh implementasi, cara menghindari bias saat menilai keyword, dan cara mengubah skor menjadi rencana eksekusi yang jelas.
Kenapa Scoring Keyword Itu Penting
Ada tiga alasan utama.
Pertama, menghindari salah prioritas. Tanpa scoring, tim biasanya memilih keyword berdasarkan volume atau berdasarkan asumsi. Akhirnya fokus berantakan.
Kedua, menghemat budget. Keyword yang persaingannya berat bisa menyedot biaya dan waktu. Dengan scoring, anda bisa mengalokasikan sumber daya ke keyword yang peluangnya lebih realistis.
Ketiga, membuat strategi lebih mudah dievaluasi. Ketika ada sistem nilai, anda bisa membuktikan kenapa keyword A lebih prioritas daripada keyword B, bukan sekadar debat.
Pondasi Scoring Keyword
Metode ini terdiri dari dua kelompok skor utama.
Skor intent
Skor persaingan
Lalu anda bisa menambahkan skor pendukung jika ingin lebih tajam, misalnya skor nilai order, skor relevansi layanan, atau skor kesiapan landing page. Namun inti utamanya tetap dua hal tadi.
Agar artikel ini praktis, saya fokus pada metode scoring yang sederhana, tetapi cukup kuat dipakai untuk keputusan nyata.
Menentukan Skor Intent
Skor intent adalah ukuran seberapa besar kemungkinan keyword tersebut menghasilkan aksi yang anda inginkan. Aksi ini bisa berupa lead, chat, booking meeting, atau pembelian.
Saya biasanya memakai skala 1 sampai 5 untuk intent.
1 intent informasional ringan
orang ingin tahu definisi, tutorial, atau referensi
2 intent informasional dengan arah evaluasi
orang mulai membandingkan dan mencari rekomendasi
3 intent evaluasi kuat
orang sudah mencari vendor, solusi, atau cara memilih
4 intent transaksional
orang mencari jasa, harga, paket, vendor, konsultasi
5 intent transaksional sangat kuat
orang mencari daftar, booking, kontak, nomor, atau kebutuhan yang sangat spesifik
Agar scoring lebih konsisten, gunakan indikator kata dan pola.
Indikator intent 1
apa itu, cara, tutorial, contoh, pengertian, tips
Indikator intent 2
rekomendasi, terbaik, review, perbandingan, vs
Indikator intent 3
cara memilih, agency terbaik, vendor terpercaya, konsultasi
Indikator intent 4
jasa, harga, biaya, paket, vendor, perusahaan, agency, konsultan, audit
Indikator intent 5
daftar, booking, hubungi, nomor, order, promo spesifik, untuk kebutuhan sangat spesifik seperti audit teknikal untuk website lambat
Contoh scoring intent
keyword
cara belajar google ads untuk pemula
skor intent 1
keyword
jasa google ads jakarta
skor intent 4
keyword
biaya jasa google ads bulanan untuk ecommerce
skor intent 5
keyword
jasa seo terbaik untuk perusahaan
skor intent 3 atau 4 tergantung konteks pasar, biasanya saya beri 3 karena masih evaluasi
Intinya, intent bukan hanya tentang kata jasa. Kombinasi kata juga memengaruhi.
Menentukan Skor Persaingan
Persaingan adalah ukuran seberapa sulit anda menang di keyword tersebut.
Untuk SEO, persaingan berarti seberapa kuat kompetitor di halaman pertama dan seberapa besar effort untuk menyalip.
Untuk Google Ads, persaingan berarti seberapa ramai bidding, seberapa tinggi CPC, dan seberapa sulit mempertahankan impression share dengan biaya sehat.
Saya sarankan pakai skala 1 sampai 5 juga, agar mudah dikombinasikan.
1 persaingan rendah
kompetitor sedikit, konten hasil pencarian kurang optimal, atau CPC rendah
2 persaingan menengah rendah
kompetitor ada tapi tidak terlalu kuat
3 persaingan menengah
kompetitor cukup kuat, butuh konten dan optimasi serius
4 persaingan tinggi
banyak pemain besar, butuh investasi besar dan waktu
5 persaingan sangat tinggi
keyword super kompetitif, hasil pencarian dikuasai brand kuat, CPC mahal, atau SERP penuh fitur
Agar tidak subjektif, gunakan sinyal persaingan yang bisa anda amati.
Sinyal persaingan SEO
• domain authority kompetitor tinggi
• konten halaman pertama sangat lengkap
• banyak brand besar
• SERP penuh fitur seperti ads, maps, snippet
• backlink kompetitor kuat
Sinyal persaingan Google Ads
• CPC estimasi tinggi
• impression share rendah meskipun bid naik
• banyak iklan muncul
• kompetitor besar selalu tampil
• quality score sulit naik karena halaman anda kalah relevansi
Kalau anda tidak punya data CPC atau tools, anda bisa menilai persaingan dari SERP secara manual. Lihat siapa yang dominan. Lihat kualitas konten mereka. Lihat apakah keyword itu dilindungi oleh brand besar.
Cara Menggabungkan Skor Intent dan Persaingan
Setelah anda punya dua skor, anda bisa membuat skor peluang.
Ada dua pendekatan yang sering saya pakai.
Pendekatan sederhana
Skor peluang sama dengan skor intent dikurangi skor persaingan
Contoh
intent 5 persaingan 3 berarti peluang 2
Pendekatan berbobot
Skor peluang sama dengan intent dikali bobot lalu dikurangi persaingan dikali bobot
Misalnya anda lebih fokus pada lead cepat, anda bisa memberi bobot intent lebih besar.
Skor peluang sama dengan intent dikali 2 dikurangi persaingan
Contoh
intent 4 persaingan 3
skor peluang 8 dikurangi 3 sama dengan 5
Pendekatan berbobot lebih fleksibel karena bisa disesuaikan dengan tujuan. Untuk bisnis yang mengejar leads cepat, saya sarankan bobot intent lebih besar.
Namun skor peluang saja kadang belum cukup. Karena ada keyword yang intent tinggi dan persaingan tinggi tapi tetap layak dikejar karena nilai deal besar. Di sinilah skor pendukung bisa membantu.
Menambahkan Skor Pendukung Agar Lebih Akurat
Jika anda ingin scoring lebih tajam, tambahkan 2 skor pendukung berikut.
Skor nilai order
1 nilai order kecil
2 menengah
3 besar
4 sangat besar
5 enterprise atau high ticket
Skor relevansi layanan
1 kurang relevan
2 cukup relevan
3 relevan
4 sangat relevan
5 layanan inti dan paling menguntungkan
Jika anda punya dua skor ini, anda bisa membuat formula prioritas yang lebih realistis.
Contoh formula sederhana
Skor total sama dengan intent plus nilai order plus relevansi dikurangi persaingan
Dengan ini, keyword yang persaingannya tinggi masih bisa menang prioritas jika nilai order dan relevansi tinggi.
Contoh Scoring Keyword untuk Bisnis Jasa
Saya buat contoh agar anda bisa melihat cara kerjanya.
Asumsi bisnis
jasa Google Ads dan SEO
Keyword A
jasa google ads
intent 4
persaingan 5
nilai order 4
relevansi 5
skor total 4 plus 4 plus 5 dikurangi 5 sama dengan 8
Keyword B
biaya jasa google ads bulanan untuk ecommerce
intent 5
persaingan 3
nilai order 4
relevansi 5
skor total 5 plus 4 plus 5 dikurangi 3 sama dengan 11
Keyword C
cara pasang iklan google ads
intent 2
persaingan 4
nilai order 3
relevansi 3
skor total 2 plus 3 plus 3 dikurangi 4 sama dengan 4
Keyword D
audit google ads untuk cpa tinggi
intent 5
persaingan 2
nilai order 4
relevansi 5
skor total 5 plus 4 plus 5 dikurangi 2 sama dengan 12
Dari sini terlihat jelas.
Keyword D sangat prioritas.
Keyword B juga prioritas.
Keyword A tetap penting karena brand category keyword, tapi persaingan berat sehingga butuh strategi khusus.
Keyword C lebih cocok untuk konten edukasi, bukan fokus utama leads.
Mengubah Skor Menjadi Keputusan Strategis
Scoring keyword harus berujung pada tindakan. Saya biasanya membagi hasil scoring menjadi tiga level.
Level A prioritas tinggi
skor total tinggi, intent kuat, persaingan masih realistis
aksi
buat landing page spesifik
jalankan Google Ads dengan exact dan phrase
buat konten pendukung dan internal link
Level B prioritas menengah
intent cukup, persaingan menengah
aksi
buat konten evaluasi, studi kasus, atau halaman layanan tambahan
uji coba iklan dengan budget kecil
Level C prioritas rendah
intent rendah atau persaingan terlalu berat tanpa dukungan nilai order
aksi
jadikan konten edukasi atau ditunda
Dengan pembagian ini, tim anda punya arah kerja yang jelas.
Teknik Menilai Persaingan Dengan Cepat Tanpa Tools Mahal
Karena banyak orang tidak punya akses penuh ke tools, saya berikan metode manual.
Untuk SEO
• ketik keyword di Google
• lihat 10 hasil teratas
• catat siapa brand besar
• buka 3 hasil teratas dan nilai kedalaman konten
• lihat apakah halaman mereka punya struktur yang rapi dan bukti sosial
• lihat apakah banyak hasil dari marketplace, direktori, atau blog besar
Jika halaman pertama dipenuhi brand besar dan konten super lengkap, persaingan cenderung 4 atau 5.
Jika halaman pertama campur, kontennya tipis, dan tidak banyak brand besar, persaingan bisa 2 atau 3.
Untuk Google Ads
• lihat apakah iklan muncul banyak
• uji coba dengan budget kecil dan lihat CPC aktual
• lihat impression share jika anda sudah punya data
• cek seberapa sering iklan anda muncul pada jam sibuk
Walau sederhana, metode ini cukup untuk scoring awal.
Menghindari Bias Saat Scoring Keyword
Ada beberapa bias yang sering membuat scoring salah.
Bias volume
menganggap volume tinggi berarti prioritas tinggi
Bias brand
menganggap keyword umum selalu wajib dikejar walau persaingannya brutal
Bias ego
menganggap anda pasti bisa mengalahkan kompetitor besar tanpa melihat sumber daya
Bias kebiasaan
terus memakai keyword yang sama padahal tidak pernah closing
Cara menghindari bias
• selalu lihat intent dulu
• selalu lihat data lead atau penjualan jika ada
• gunakan scoring sebagai aturan main
• review skor setiap bulan berdasarkan hasil nyata
Menggunakan Data Lead untuk Memperbaiki Skor
Scoring awal adalah prediksi. Setelah kampanye berjalan, anda harus mengubah scoring menjadi scoring berbasis data.
Tambahkan faktor performa nyata
• conversion rate
• biaya per lead qualified
• rasio closing
• nilai order
Keyword yang awalnya dianggap bagus bisa turun skor jika ternyata kualitas lead buruk. Keyword yang awalnya dianggap kecil bisa naik skor jika closing tinggi.
Ini yang membuat sistem scoring anda makin tajam seiring waktu.
Template Metode Scoring yang Bisa Anda Terapkan
Agar anda bisa langsung pakai, ini template sederhana.
Untuk setiap keyword, isi
• intent 1 sampai 5
• persaingan 1 sampai 5
• nilai order 1 sampai 5
• relevansi 1 sampai 5
Lalu hitung
skor total sama dengan intent plus nilai order plus relevansi dikurangi persaingan
Setelah itu, buat kategori
• skor total 10 ke atas masuk prioritas A
• skor total 7 sampai 9 prioritas B
• skor total 6 ke bawah prioritas C
Angka ini bisa anda sesuaikan, tetapi konsepnya tetap sama.
Cara Menggunakan Scoring untuk SEO dan Google Ads Secara Bersamaan
Kalau anda menjalankan SEO dan Google Ads, scoring bisa membantu pembagian peran.
Keyword intent tinggi persaingan sedang
cocok untuk Google Ads dan SEO
Keyword intent tinggi persaingan tinggi
cocok untuk Google Ads dulu sambil membangun SEO jangka menengah
Keyword intent evaluasi persaingan sedang
cocok untuk konten SEO evaluasi, lalu remarketing dengan iklan
Keyword informasional persaingan rendah
cocok untuk SEO untuk memperkuat topical authority dan menyuplai remarketing
Dengan cara ini, anda tidak memaksakan semua keyword ke satu channel.
Baca juga: Cara Menghindari Clickbait Keyword Yang Tidak Bisa Closing.
Penutup yang Mengarah pada Implementasi Nyata
Metode scoring keyword berdasarkan intent dan persaingan membuat strategi anda lebih rasional. Anda tahu mana keyword yang bisa menghasilkan leads cepat, mana keyword yang layak jadi investasi, dan mana keyword yang sebaiknya ditunda. Sistem ini juga membuat tim anda lebih fokus, karena prioritas tidak lagi ditentukan oleh volume atau feeling, melainkan oleh peluang dan nilai bisnis.
Jika anda ingin saya bantu menyusun scoring keyword untuk bisnis anda secara lebih detail, termasuk pemetaan intent per layanan, analisis persaingan di Jakarta dan sekitarnya, serta penyusunan struktur kampanye Google Ads dan landing page agar keyword prioritas benar benar menghasilkan lead, anda bisa menggunakan layanan Jasa Google Ads dari Murtafi Digital di layanan jasa google ads. Fokusnya adalah membuat keyword yang dipilih bukan hanya ramai, tetapi punya peluang closing yang nyata.