Bagaimana Jasa Google Ads Menentukan Strategi Berdasarkan Data
Bagaimana Jasa Google Ads Menentukan Strategi Berdasarkan Data. Jika anda pernah merasa Google Ads itu seperti menebak nebak, biasanya masalahnya bukan di platformnya, melainkan di cara strategi ditentukan. Banyak penyedia jasa mengandalkan kebiasaan lama, template yang sama untuk semua bisnis, atau optimasi yang reaktif. Padahal, Google Ads yang sehat selalu dituntun oleh data. Data bukan sekadar angka di dashboard. Data adalah sinyal yang membantu kita memilih langkah yang paling mungkin menghasilkan ROI.
Di artikel ini saya akan jelaskan bagaimana jasa Google Ads yang profesional menentukan strategi berdasarkan data. Saya akan bahas jenis data apa yang dipakai, bagaimana cara membacanya, bagaimana mengubahnya menjadi tindakan optimasi, dan bagaimana anda sebagai pemilik bisnis bisa menilai apakah partner anda benar benar data driven.
Mengapa Data Menjadi Pondasi Strategi Google Ads
Strategi yang berbasis data membuat keputusan lebih stabil. Bukan berarti semua keputusan pasti benar, tetapi peluang salahnya lebih kecil karena anda tidak mengambil tindakan dari perasaan atau asumsi.
Manfaat utama pendekatan data driven
- Membuat prioritas kerja lebih jelas, mana yang harus diperbaiki dulu
- Mengurangi pemborosan karena keputusan didasarkan pada pola yang terbukti
- Mempercepat pembelajaran karena eksperimen punya hipotesis yang jelas
- Membuat scaling lebih aman karena anda tahu kampanye mana yang layak dinaikkan
- Membuat komunikasi lebih objektif antara bisnis dan penyedia jasa
Yang penting dipahami, data driven bukan berarti hanya melihat laporan bulanan. Data driven berarti setiap perubahan punya alasan, punya baseline, dan punya ukuran keberhasilan.
Data Apa Saja yang Sebenarnya Dipakai Dalam Google Ads
Sebelum masuk prosesnya, mari kita petakan dulu sumber data yang biasanya dipakai jasa Google Ads profesional.
Data bisnis
- Margin produk atau layanan
- Nilai transaksi rata rata
- Rasio closing dari lead
- Layanan yang paling sering repeat
- Kapasitas tim sales dan jam operasional
Data performa iklan
- Klik, CTR, CPC
- Impression dan impression share
- Biaya per konversi
- Conversion rate
- Nilai konversi dan ROAS untuk ecommerce
Data intent pencarian
- Search terms report
- Distribusi match type
- Keyword performance berdasarkan intent
Data kualitas traffic dan perilaku pengguna
- Bounce rate atau engagement dari analytics
- Time on page dan scroll depth jika diukur
- Perangkat, lokasi, jam tayang
- Landing page performance
Data konversi dan tracking
- Conversion action yang dipakai
- Atribusi dan perbedaan data Ads vs Analytics
- Duplikasi event
- Call tracking dan WhatsApp tracking jika ada
Data kompetisi
- Auction insights
- Perubahan CPC dari waktu ke waktu
- Tren demand musiman
Data ini digabung agar strategi tidak hanya bagus di dashboard, tetapi juga menghasilkan uang di dunia nyata.
Tahap Pertama Jasa Google Ads Mengumpulkan Data Dengan Cara Yang Benar
Jasa yang profesional tidak langsung menekan tombol publish kampanye. Mereka mulai dari pengumpulan data dan validasi.
Audit awal
Pada akun yang sudah berjalan, audit biasanya mencakup
- Struktur kampanye dan pemisahan brand non brand
- Kualitas tracking konversi dan potensi duplikasi
- Distribusi budget dan performa tiap kampanye
- Search terms dan negative keyword
- Kualitas iklan dan asset
- Landing page dan relevansinya terhadap keyword
Pada akun baru
Pengumpulan data lebih banyak dari sisi bisnis dan riset pasar
- Riset keyword berdasarkan intent
- Estimasi biaya per klik dan potensi volume
- Identifikasi layanan atau produk unggulan berdasarkan margin
- Rencana struktur kampanye untuk fase awal
Validasi tracking
Ini langkah yang sering membedakan penyedia jasa biasa dan yang fokus ROI. Mereka akan memastikan data konversi benar sebelum strategi bidding ditetapkan.
Jika tracking tidak valid, data yang terkumpul akan menyesatkan. Karena itu, tahap ini selalu diprioritaskan.
Tahap Kedua Menentukan KPI yang Bisa Diuji Dengan Data
Strategi berbasis data selalu butuh tujuan yang bisa diukur.
Untuk lead generation
- Target cost per lead
- Target conversion rate landing page
- Target jumlah lead per minggu
- Target rasio lead valid jika ada feedback sales
Untuk ecommerce
- Target ROAS
- Target CPA
- Target profit margin per kategori
- Target nilai order rata rata
Untuk bisnis dengan siklus panjang
- Target cost per qualified lead
- Target jumlah meeting atau demo
- Target kontribusi pipeline
Jasa yang profesional akan mengubah target bisnis menjadi KPI operasional yang bisa dipantau mingguan. Tanpa ini, optimasi tidak punya arah.
Tahap Ketiga Memetakan Funnel Berdasarkan Data Intent
Data intent adalah cara memahami seberapa siap orang membeli.
Jasa Google Ads yang data driven biasanya membagi keyword menjadi beberapa kelompok intent.
Intent tinggi
Biasanya keyword yang mengandung sinyal transaksi atau kebutuhan segera, misalnya jasa, harga, sewa, pasang, vendor, dekat, resmi, terbaik untuk.
Untuk fase awal, banyak bisnis lebih aman fokus di intent tinggi karena ROI lebih cepat terlihat.
Intent menengah
Biasanya keyword perbandingan atau riset, misalnya review, rekomendasi, perbandingan.
Kelompok ini bisa efektif untuk bisnis yang perlu edukasi sebelum pelanggan kontak.
Intent rendah
Biasanya keyword edukasi umum, misalnya cara, apa itu, tutorial.
Kelompok ini jarang cocok untuk target ROI cepat, kecuali anda punya strategi remarketing yang kuat atau konten yang menuntun pengguna ke konversi.
Data yang dipakai untuk memetakan funnel
- Search terms report
- Conversion rate per kelompok keyword
- Rasio lead valid per kelompok keyword
- Waktu dan perangkat yang dominan di tiap kelompok
Dengan funnel yang jelas, strategi tidak random. Anda tahu bagian mana yang harus diprioritaskan untuk profit.
Tahap Keempat Menentukan Struktur Kampanye Berdasarkan Data
Struktur bukan soal estetika. Struktur adalah alat analisis dan kontrol.
Jasa yang profesional menyusun struktur berdasarkan data ini
- Produk atau layanan paling profitable
- Perbedaan intent keyword
- Perbedaan lokasi target
- Perbedaan perangkat dan jam tayang
- Perbedaan jenis konversi
Contoh penerapan struktur berbasis data
Pisahkan brand dan non brand
Brand biasanya punya conversion rate tinggi. Jika dicampur, performa terlihat bagus padahal akuisisi pelanggan baru belum sehat.
Pisahkan layanan utama
Jika satu layanan punya margin tinggi dan satu lagi margin rendah, keduanya butuh kontrol budget yang berbeda.
Pisahkan kampanye eksperimen
Agar eksperimen tidak merusak kampanye inti yang menghasilkan uang.
Pisahkan lokasi
Jika data menunjukkan area A menghasilkan lead berkualitas lebih tinggi dibanding area B, pemisahan kampanye memudahkan optimasi.
Struktur yang dibuat dari data menghasilkan kontrol yang lebih presisi saat scaling.
Tahap Kelima Menentukan Strategi Bidding Berdasarkan Volume Konversi
Bidding strategy yang tepat sangat bergantung pada data konversi.
Jika konversi masih sedikit
Jasa yang profesional biasanya lebih konservatif. Mereka bisa memilih pendekatan yang memberi kontrol lebih besar sambil mengumpulkan data.
Jika konversi sudah cukup
Baru mereka mempertimbangkan smart bidding dengan lebih agresif.
Data yang dipakai untuk memilih bidding
- Jumlah konversi per minggu
- Stabilitas conversion rate
- Variasi CPA dari waktu ke waktu
- Kualitas sinyal konversi, apakah valid dan konsisten
Kesalahan umum adalah memakai strategi otomatis ketika konversi masih minim dan tracking belum rapi. Itu sering membuat sistem mencari volume dengan kualitas rendah.
Tahap Keenam Menentukan Negatif Keyword Dari Pola Data
Negatif keyword adalah senjata utama untuk menjaga ROI, terutama pada kampanye Search.
Cara jasa data driven melakukannya
- Menganalisis search terms yang spend tinggi tetapi tidak konversi
- Mengidentifikasi pola kata yang menunjukkan intent rendah
- Membuat daftar negatif global untuk mencegah kebocoran lintas kampanye
- Membuat daftar negatif khusus kampanye agar layanan tidak saling memakan trafik
Contoh pola intent rendah
- Lowongan, gaji, kerja
- Cara, tutorial, pdf
- Gratis, contoh, template jika tidak sesuai positioning
- Nama produk yang tidak anda jual
Proses ini dilakukan berkala. Jika partner anda tidak pernah bicara search terms dan negative keyword, biasanya strategi mereka tidak benar benar berbasis data.
Tahap Ketujuh Mengoptimasi Iklan Menggunakan Data CTR dan Conversion Rate
Iklan yang menarik belum tentu menghasilkan ROI. Jasa yang profesional biasanya menilai iklan dari dua sisi
- CTR untuk relevansi iklan terhadap pencarian
- Conversion rate untuk kualitas traffic yang datang dari iklan
Jika CTR tinggi tapi conversion rate rendah
Kemungkinan masalah
- Iklan menarik orang yang tidak tepat
- Pesan iklan tidak sesuai landing page
- Landing page lemah
Jika CTR rendah tapi conversion rate tinggi
Kemungkinan masalah
- Pesan iklan kurang menarik
- Asset belum lengkap
- Headline belum sesuai intent
Data yang dipakai
- Performa RSA per ad group
- Asset report
- Segmentasi berdasarkan perangkat dan lokasi
Lalu tindakan yang dilakukan
- Uji variasi headline berdasarkan manfaat
- Tambahkan trust element lewat copy
- Tambahkan asset sitelink dan callout yang relevan
- Sinkronkan pesan iklan dengan landing page
Optimasi copy adalah proses ilmiah kecil kecil. Bukan sekadar ganti kata agar terlihat keren.
Tahap Kedelapan Menggunakan Data Landing Page Untuk Menentukan Prioritas Perbaikan
Landing page adalah penentu ROI yang sering paling besar.
Jasa yang data driven melihat
- Conversion rate per landing page
- Engagement dan perilaku pengguna
- Kecepatan halaman terutama mobile
- Drop off di form jika ada data
Tindakan yang sering dilakukan
- Memperjelas headline dan penawaran
- Membuat CTA lebih menonjol
- Menambah bukti sosial, testimoni, portofolio
- Menyederhanakan form
- Mempercepat halaman
Jika partner anda hanya mengubah keyword tanpa pernah menyentuh landing page, peluang ROI maksimal biasanya tertahan.
Tahap Kesembilan Menggunakan Segmentasi Data untuk Mengunci Profit
Segmentasi data membuat anda menemukan profit pocket.
Segmentasi yang umum dilakukan
- Perangkat mobile vs desktop
- Lokasi kota atau radius
- Jam tayang dan hari
- Search network vs partner
- Audience segment jika dipakai
Contoh keputusan berbasis segmentasi
- Menurunkan exposure di jam tertentu karena lead quality rendah
- Memfokuskan budget di kota tertentu karena rasio closing tinggi
- Membuat kampanye call khusus mobile karena call conversion rate tinggi
- Memisahkan kampanye untuk layanan premium karena ROAS lebih baik
Segmentasi adalah cara cepat menemukan bagian yang layak di scale.
Tahap Kesepuluh Menentukan Strategi Scale Berdasarkan Data Stabilitas
Scale bukan hanya menaikkan budget. Scale adalah memperluas volume tanpa merusak ROI.
Jasa profesional melihat indikator ini sebelum scale
- CPA stabil dalam rentang target selama beberapa minggu
- Volume konversi cukup untuk meminimalkan noise
- Search terms terkendali
- Landing page conversion rate stabil
- Tidak ada masalah tracking
Cara scale berbasis data
- Tambah budget bertahap pada kampanye yang paling profitable
- Tambah keyword baru dari search terms yang terbukti konversi
- Ekspansi lokasi secara terpisah
- Tambah kampanye eksperimen dengan budget terkontrol
- Tambah remarketing untuk meningkatkan efisiensi
Mereka juga memantau sinyal bahaya
- CPA naik konsisten
- Conversion rate turun setelah perubahan
- Lead quality menurun berdasarkan feedback sales
- Banyak query baru yang tidak relevan muncul
Jika sinyal bahaya muncul, mereka berhenti sejenak, memperbaiki, lalu lanjut scale.
Bagaimana Anda Bisa Menguji Apakah Jasa Google Ads Anda Data Driven
Ini bagian penting. Anda tidak perlu paham semua teknis untuk menilai kualitas partner. Cukup lihat pola kerja mereka.
Tanda jasa Google Ads benar benar menentukan strategi berdasarkan data
- Mereka meminta data margin, nilai transaksi, dan proses sales
- Mereka memprioritaskan tracking dan verifikasi konversi
- Mereka rutin membahas search terms dan negative keyword
- Mereka menyusun struktur kampanye yang memudahkan kontrol
- Mereka melakukan eksperimen terukur dan mendokumentasikan perubahan
- Laporan mereka berisi insight dan tindakan, bukan hanya angka
- Mereka membahas landing page sebagai bagian dari strategi ROI
- Mereka memberi alasan yang jelas untuk setiap perubahan
Tanda yang perlu anda waspadai
- Mereka hanya kirim laporan klik dan impression
- Mereka jarang menyentuh tracking
- Mereka jarang membahas search terms
- Mereka sering mengubah banyak hal tanpa penjelasan
- Mereka menjanjikan hasil tanpa menanyakan data bisnis anda
Jika anda melihat pola yang pertama, kemungkinan besar anda bekerja dengan partner yang benar.
Cara Mempercepat Strategi Data Driven Dengan Kolaborasi Internal
Agar strategi berbasis data berjalan maksimal, ada kontribusi yang bisa anda siapkan.
- Berikan data layanan yang margin paling sehat
- Berikan info area layanan dan jam operasional
- Pastikan tim sales cepat follow up lead
- Berikan feedback lead valid dan lead tidak valid setiap minggu
- Update promo, stok, dan perubahan harga dengan cepat
Data terbaik sering bukan dari Google Ads, tetapi dari tim sales. Jika data sales masuk ke optimasi, kualitas lead biasanya naik tajam.
Baca juga: Perbedaan Konsultan Independen Dan Agency Jasa Google Ads.
Jika Anda Ingin Strategi Google Ads yang Lebih Terukur
Jika anda ingin pengelolaan Google Ads yang fokus pada data, tracking rapi, optimasi disiplin, dan keputusan scale yang aman, anda bisa mempertimbangkan layanan dari Murtafi Digital.
Pendekatan saya biasanya dimulai dari audit dan pemetaan target bisnis, lalu membangun pondasi tracking, struktur kampanye, dan sistem feedback lead. Setelah itu, optimasi dilakukan berdasarkan data dan eksperimen terukur, sehingga setiap kenaikan budget punya alasan yang jelas dan peluang ROI yang lebih tinggi.