Cara Menentukan Tujuan Website Agar Tidak Salah Desain
Cara Menentukan Tujuan Website Agar Tidak Salah Desain. Salah desain website itu sering terjadi bukan karena desainernya kurang jago, tetapi karena tujuan websitenya tidak pernah diputuskan dengan jelas sejak awal. Akhirnya prosesnya jadi tebak-tebakan. Hari ini ingin tampil elegan seperti brand besar, besok ingin banyak fitur seperti marketplace, minggu depan ingin seperti blog media, lalu tiba-tiba harus bisa jadi landing page iklan. Hasil akhirnya website terlihat ramai, tapi tidak mengarahkan pengunjung ke tindakan yang anda inginkan. Trafik bisa masuk, tetapi konversi seret. Biaya promosi pun jadi tidak efisien.
Kalau anda ingin website yang benar-benar bekerja untuk bisnis, anda harus mulai dari satu hal yang paling mendasar tujuan website. Tujuan ini akan menentukan struktur halaman, prioritas konten, copywriting, desain tampilan, sampai fitur teknis yang perlu dibangun. Dengan tujuan yang jelas, anda tidak perlu boros revisi, tidak perlu menambah fitur yang tidak dipakai, dan tidak perlu mengganti arah di tengah jalan.
Di artikel ini saya akan memandu anda menentukan tujuan website secara praktis agar desain anda tepat sasaran. Saya akan jelaskan cara menghindari jebakan paling umum, cara memilih tipe website yang sesuai, cara menyusun prioritas fitur, dan cara membuat brief yang bisa dipahami tim desain maupun developer.
Kenapa Tujuan Website Lebih Penting Dari Desain Yang Cantik
Desain yang cantik itu penting, tapi desain yang cantik tanpa tujuan hanya menghasilkan website yang enak dilihat, bukan website yang menghasilkan. Tujuan membuat desain punya arah.
Contoh sederhana
- Jika tujuan website adalah menghasilkan lead, maka desain harus mempermudah orang menghubungi, mengisi form, atau booking
- Jika tujuan website adalah menjual produk, maka desain harus mempermudah orang menemukan produk, percaya, lalu checkout
- Jika tujuan website adalah membangun trust, maka desain harus menonjolkan bukti, profil, portofolio, dan kredibilitas
- Jika tujuan website adalah edukasi dan SEO, maka desain harus mendukung pembacaan, navigasi konten, serta internal link
Tanpa tujuan, desain bisa jadi menarik tapi tidak efektif. Dengan tujuan, desain jadi alat untuk mengarahkan perilaku pengunjung.
Dampak Salah Menentukan Tujuan Website
Saya ingin anda paham konsekuensi yang sering tidak disadari.
Dampak salah tujuan
- Struktur halaman berubah terus sehingga timeline molor
- Fitur bertambah tanpa alasan hingga biaya naik
- Copywriting tidak konsisten, sehingga pesan tidak kuat
- SEO sulit tumbuh karena topik dan hierarki tidak jelas
- Iklan menjadi mahal karena landing page tidak relevan
- Pengunjung bingung harus melakukan apa
Jika anda ingin menghindari semua itu, tentukan tujuan di awal secara konkret.
Langkah Pertama Memahami Website Anda Masuk Kategori Yang Mana
Sebelum menulis tujuan, anda harus tahu kategori website berdasarkan fungsi bisnis. Ini membantu anda memilih struktur yang tepat.
Kategori website yang paling umum untuk bisnis
Website company profile
Tujuan utamanya memperkenalkan bisnis, membangun trust, dan mendukung pencarian organik
Landing page iklan
Tujuan utamanya konversi cepat dari satu penawaran
Toko online
Tujuan utamanya transaksi produk dan pengelolaan katalog
Website portfolio
Tujuan utamanya menampilkan karya dan memudahkan calon klien menilai kualitas
Website edukasi dan konten
Tujuan utamanya traffic dari SEO dan membangun otoritas
Website komunitas atau membership
Tujuan utamanya engagement dan retensi pengguna
Banyak bisnis menggabungkan beberapa fungsi, tetapi anda tetap harus menentukan fungsi utama sebagai pusat desain.
Cara Menentukan Tujuan Utama Website Dengan Pertanyaan Yang Tepat
Saya sarankan anda menjawab pertanyaan berikut secara jujur. Ini akan mengunci tujuan yang lebih tajam.
Pertanyaan satu tindakan utama apa yang anda inginkan dari pengunjung
Pilihan paling umum
- Menghubungi via WhatsApp
- Mengisi form konsultasi
- Booking jadwal
- Membeli produk
- Mendaftar event
- Mengunduh katalog atau penawaran
Pilih satu tindakan utama. Anda boleh punya tindakan lain, tetapi satu harus paling utama.
Pertanyaan dua dari mana traffic utama akan datang
Ini memengaruhi desain dan struktur.
- SEO organik
- Google Ads
- Meta Ads
- Sosial media
- Referral atau partner
- Email marketing
Traffic dari iklan biasanya butuh landing page yang lebih fokus. Traffic dari SEO biasanya butuh struktur konten yang lebih lengkap.
Pertanyaan tiga apa yang membuat orang percaya pada bisnis anda
Jawaban ini menentukan elemen trust di desain.
- Portofolio
- Studi kasus
- Testimoni
- Sertifikasi
- Legalitas
- Angka hasil
- Liputan media
- Profil tim
Pertanyaan empat berapa lama siklus keputusan pembelian anda
Siklus cepat seperti produk murah berbeda dengan jasa mahal yang butuh pertimbangan.
Jika keputusan cepat
Desain harus cepat mengarahkan ke transaksi atau chat
Jika keputusan panjang
Desain harus menyediakan banyak informasi pendukung untuk meyakinkan
Pertanyaan lima apa yang paling sering membuat calon pelanggan ragu
Ini menentukan konten FAQ dan struktur halaman.
Jika anda bisa menjawab lima pertanyaan ini, anda sudah lebih dekat ke tujuan website yang tepat.
Menulis Tujuan Website Dengan Format Yang Tidak Membingungkan
Banyak orang menulis tujuan seperti ini
- Ingin website keren
- Ingin website profesional
- Ingin website modern
Ini bukan tujuan, ini hanya preferensi visual. Tujuan harus terukur dan terkait perilaku pengguna.
Saya sarankan format tujuan seperti ini
Website ini dibuat untuk membantu audiens tertentu melakukan tindakan tertentu melalui jalur tertentu dalam periode tertentu
Contoh tujuan yang jelas
- Website ini dibuat untuk menghasilkan lead konsultasi melalui form dan WhatsApp dari traffic Google Ads
- Website ini dibuat untuk meningkatkan penjualan produk dengan memudahkan pengunjung menemukan produk dan checkout
- Website ini dibuat untuk membangun trust dan memperkenalkan layanan perusahaan agar calon klien yakin sebelum menghubungi
Tujuan seperti ini membantu tim desain menentukan prioritas elemen.
Menentukan Tujuan Sekunder Tanpa Mengganggu Fokus
Selain tujuan utama, anda boleh punya tujuan sekunder. Tetapi jangan sampai tujuan sekunder mengacaukan desain.
Contoh tujuan sekunder yang umum
- Meningkatkan brand awareness
- Mengumpulkan database email
- Meningkatkan follower sosial media
- Memperkuat SEO untuk topik tertentu
Cara menjaga fokus
- Tujuan utama tetap satu
- Tujuan sekunder ditempatkan di area yang tidak mengganggu CTA utama
- Tujuan sekunder didukung lewat halaman pendukung atau blog, bukan mengubah seluruh struktur
Menghubungkan Tujuan Dengan Struktur Halaman
Setelah tujuan jelas, langkah berikutnya adalah memetakan struktur halaman yang mendukung tujuan tersebut.
Jika tujuan anda lead jasa
Halaman yang biasanya wajib
- Beranda
- Halaman layanan utama
- Halaman layanan turunan jika perlu
- Portofolio atau studi kasus
- Testimoni
- Proses kerja
- FAQ
- Kontak
Jika tujuan anda toko online
Halaman yang wajib
- Beranda
- Kategori dan koleksi
- Halaman produk
- Cart
- Checkout
- Kebijakan pengiriman dan retur
- FAQ
- Akun pelanggan
Jika tujuan anda landing page iklan
Halaman yang fokus
- Landing page dengan struktur copywriting
- Halaman validasi opsional seperti tentang atau portofolio jika dibutuhkan
Jika tujuan anda SEO konten
Halaman yang wajib
- Struktur kategori konten
- Halaman pilar
- Artikel pendukung
- Navigasi internal link yang kuat
Struktur halaman menentukan desain navigasi, layout, serta fitur yang perlu disiapkan.
Menentukan Prioritas Konten Supaya Desain Tidak Salah Arah
Banyak website gagal karena konten tidak siap, lalu desain menutupi kekosongan dengan elemen visual yang tidak perlu. Padahal konten adalah bahan bakar desain.
Cara menentukan prioritas konten
- Identifikasi halaman yang paling dekat dengan tindakan utama
- Tulis poin pesan inti untuk halaman tersebut
- Tentukan bukti pendukung yang akan ditampilkan
- Tentukan keberatan yang harus dijawab
Contoh untuk halaman layanan jasa
- Masalah yang diselesaikan
- Manfaat utama
- Proses kerja
- Paket atau kisaran biaya
- Bukti
- FAQ
- CTA
Jika poin konten ini sudah siap, desain menjadi lebih mudah dan hasilnya lebih kuat.
Menghindari Salah Desain Karena Fitur Yang Tidak Perlu
Fitur yang tidak perlu membuat website berat, mahal, dan sulit dirawat. Untuk mencegahnya, bedakan fitur wajib dan fitur nice to have.
Fitur wajib adalah yang langsung mendukung tujuan utama
Contoh
- Tombol WhatsApp untuk tujuan lead
- Checkout yang simpel untuk tujuan transaksi
- Blog dan kategori untuk tujuan SEO konten
- Form booking untuk tujuan appointment
Fitur nice to have boleh ada, tetapi setelah website berjalan dan data menunjukkan perlu
Contoh
- Live chat tambahan selain WhatsApp
- Animasi berat
- Gamification
- Sistem membership padahal belum ada komunitas
Jika anda ingin cepat dan efektif, fokus pada fitur wajib dulu.
Menentukan Gaya Desain Berdasarkan Target Audiens Dan Jenis Layanan
Desain yang tepat bukan hanya soal selera, tetapi soal kecocokan dengan audiens.
Misalnya
- Jasa B2B enterprise biasanya cocok dengan desain yang rapi, minimal, dan menekankan kredibilitas
- Produk lifestyle bisa lebih ekspresif dan visual
- Layanan kesehatan dan legal butuh desain yang menenangkan dan terpercaya
- Toko online butuh desain yang cepat, mudah navigasi, dan fokus pada produk
Jika audiens anda adalah pemilik bisnis yang sibuk, jangan buat desain yang terlalu banyak animasi atau terlalu banyak langkah. Buat yang cepat dipahami.
Menentukan KPI Website Agar Desain Bisa Diukur
Tujuan website harus punya indikator. Tanpa indikator, anda tidak tahu desainnya berhasil atau tidak.
Contoh KPI untuk tujuan lead
- Jumlah klik WhatsApp
- Jumlah form masuk
- Conversion rate landing page
- Cost per lead dari iklan
- Kualitas lead berdasarkan closing
Contoh KPI untuk tujuan toko online
- Add to cart rate
- Checkout completion rate
- Conversion rate
- Average order value
- Repeat purchase
Contoh KPI untuk tujuan SEO
- Pertumbuhan traffic organik
- Peringkat keyword utama
- CTR dari hasil pencarian
- Waktu di halaman dan pages per session
KPI ini membantu anda dan tim desain fokus pada performa, bukan hanya tampilan.
Cara Membuat Brief Tujuan Website Untuk Tim Desain Dan Developer
Agar tidak salah desain, anda perlu brief yang jelas. Berikut format yang saya sarankan.
Bagian ringkasan bisnis
Apa bisnis anda dan apa layanan atau produk utama
Bagian target audiens
Siapa yang paling ingin anda tarik, masalah apa yang mereka hadapi
Bagian tujuan utama
Satu tujuan utama yang terukur
Bagian tujuan sekunder
Jika ada, tulis dengan jelas tetapi jangan mengganggu fokus
Bagian sumber traffic utama
SEO, iklan, sosial media, referral
Bagian penawaran inti
Paket atau produk utama, keunggulan utama
Bagian bukti dan trust
Portofolio, testimoni, sertifikasi, studi kasus
Bagian aksi yang diinginkan
WhatsApp, form, checkout, booking
Bagian referensi
Contoh website yang anda suka, jelaskan alasannya bukan hanya tampilannya
Dengan brief ini, desainer dan developer tidak perlu menebak-nebak.
Contoh Kesalahan Tujuan Yang Sering Terjadi
Saya sering menemukan tujuan yang terdengar bagus tetapi membuat desain salah arah.
Kesalahan satu ingin semua tujuan sekaligus
Ingin SEO kuat, ingin jadi landing page iklan, ingin jadi toko online, ingin jadi portal berita. Ini membuat struktur kacau dan biaya membengkak.
Solusi
Tentukan prioritas utama, sisanya dibuat bertahap.
Kesalahan dua tujuan tidak sesuai kemampuan operasional
Contohnya ingin banyak lead masuk, tapi tim tidak siap follow up cepat.
Solusi
Sesuaikan tujuan dengan kapasitas tim dan buat sistem follow up.
Kesalahan tiga meniru kompetitor tanpa memahami model bisnis
Kompetitor mungkin punya target berbeda, budget berbeda, dan alur penjualan berbeda.
Solusi
Gunakan kompetitor sebagai referensi, bukan template.
Kesalahan empat terlalu fokus pada estetika
Ingin desain mewah tetapi lupa CTA dan struktur konten.
Solusi
Pastikan desain mendukung konversi.
Menentukan Tujuan Website Untuk Berbagai Skema Bisnis
Saya berikan beberapa skenario agar anda bisa menyesuaikan.
Bisnis jasa lokal
Tujuan utama biasanya lead via WhatsApp atau form. Fokus desain
- CTA mudah diakses
- Halaman layanan dan area coverage jelas
- Bukti lokal seperti portofolio dan testimoni
- FAQ tentang harga dan jadwal
Bisnis jasa B2B
Tujuan utama biasanya meeting atau konsultasi. Fokus desain
- Kredibilitas tinggi
- Studi kasus dan angka hasil
- Proses kerja dan pendekatan
- CTA booking jadwal
Brand produk D2C
Tujuan utama biasanya penjualan langsung. Fokus desain
- Halaman produk kuat
- Review dan trust
- Checkout simpel
- Koleksi dan kategori rapi
Bisnis yang fokus SEO
Tujuan utama traffic organik dan lead. Fokus desain
- Struktur blog dan kategori rapi
- Halaman pilar kuat
- Navigasi internal link
- Kecepatan dan pengalaman baca
Tahapan Praktis Menentukan Tujuan Agar Eksekusi Cepat
Jika anda ingin cepat, lakukan langkah berikut dalam satu sesi.
Langkah satu tulis tiga tujuan yang anda inginkan
Contohnya
- dapat lead
- bangun trust
- naik trafik
Langkah dua pilih satu yang paling berdampak pada bisnis saat ini
Biasanya yang paling berdampak adalah yang paling dekat ke pendapatan.
Langkah tiga turunkan menjadi tindakan utama
Lead berarti chat atau form, penjualan berarti checkout.
Langkah empat tentukan sumber traffic utama
SEO atau iklan, ini memengaruhi struktur.
Langkah lima tentukan halaman prioritas
Buat daftar 5 sampai 10 halaman yang paling penting untuk tujuan utama.
Langkah enam buat draft CTA dan pesan utama
Tanpa copy dasar, desain akan kosong.
Dengan enam langkah ini, anda sudah punya tujuan yang cukup jelas untuk memulai desain tanpa salah arah.
Cara Mengunci Tujuan Supaya Tidak Berubah Di Tengah Jalan
Perubahan tujuan di tengah proyek adalah penyebab utama biaya membengkak. Untuk menghindarinya
- Simpan dokumen tujuan dan brief sebagai acuan
- Tentukan prioritas fitur dan halaman
- Tentukan deadline revisi arah, misalnya hanya boleh berubah sebelum desain final
- Evaluasi berdasarkan data setelah website live, bukan berdasarkan perasaan saat proses
Website yang efektif biasanya dibangun bertahap. Tujuan utama dikunci, pengembangan dilakukan setelah ada data.
Baca juga: Kapan Bisnis Butuh Landing Page Khusus Untuk Iklan.
Arah Praktis Untuk Anda Yang Ingin Website Cepat Siap Promosi
Menentukan tujuan website adalah langkah paling penting agar anda tidak salah desain. Tujuan yang jelas membuat struktur halaman rapi, copywriting lebih tajam, CTA konsisten, dan promosi lebih efisien. Kalau anda ingin website anda siap promosi melalui iklan dan SEO, pastikan tujuan utama anda diturunkan menjadi tindakan yang bisa diukur.
Jika anda ingin saya bantu menyusun tujuan website, struktur halaman, dan strategi promosi agar website anda cepat menghasilkan lead, anda bisa memaksimalkan kampanye melalui layanan Google Ads di jasa google ads. Dengan tujuan yang jelas sejak awal, desain website anda akan lebih tepat sasaran dan jauh lebih mudah menghasilkan konversi.