Jasa SEO Untuk Mengamankan Trafik Organik Saat Ganti Desain Website
Jasa SEO Untuk Mengamankan Trafik Organik Saat Ganti Desain Website. Ganti desain website sering terasa seperti langkah yang wajib dilakukan. Anda ingin tampilan lebih modern, navigasi lebih rapi, brand terasa lebih premium, dan pengalaman pengguna lebih nyaman. Namun ada satu risiko yang sering tidak disadari. Perubahan desain bisa mengganggu fondasi SEO yang sudah dibangun bertahun tahun. Dampaknya bukan hanya estetika. Trafik organik bisa turun, ranking keyword bisa goyah, halaman yang dulu menghasilkan lead bisa menghilang dari hasil pencarian, dan biaya akuisisi pelanggan mendadak naik karena anda harus menutup kekurangan lewat iklan.
Saya ingin menegaskan satu hal sejak awal. Pergantian desain tidak selalu berbahaya. Yang berbahaya adalah pergantian desain tanpa kontrol SEO. Banyak proyek redesign fokus pada visual, tetapi lupa bahwa mesin pencari melihat struktur, konsistensi konten, keterbacaan HTML, kecepatan, internal link, dan stabilitas URL. Ketika salah satu elemen itu berubah drastis, Google butuh waktu untuk menyesuaikan. Jika perubahan terlalu banyak dan tidak dipandu, sinyal yang dulu kuat bisa terpecah.
Jasa SEO berperan sebagai pengaman. Bukan untuk menghambat desain baru, tetapi untuk memastikan perubahan terjadi tanpa mengorbankan aset organik. Anda tetap bisa tampil lebih modern, namun trafik yang sudah ada tetap aman. Bahkan dalam banyak kasus, desain baru bisa menjadi momentum untuk mempercepat pertumbuhan organik karena sekaligus merapikan banyak masalah teknikal yang selama ini tersembunyi.
Artikel ini akan membahas cara kerja jasa SEO dalam mengamankan trafik organik saat anda mengganti desain website. Saya akan jelaskan langkah pra peluncuran, kontrol saat peluncuran, dan langkah pasca peluncuran. Anda juga akan mendapatkan checklist praktis yang bisa langsung diterapkan bersama tim desain dan developer.
Kenapa Ganti Desain Website Sering Membuat Trafik Organik Turun
Trafik organik turun saat redesign biasanya bukan karena Google tidak suka desain baru. Penyebabnya lebih teknis dan lebih struktural.
Pertama, perubahan layout sering mengubah struktur heading dan penempatan konten penting. Halaman yang dulu menjelaskan topik dengan jelas bisa berubah menjadi halaman yang lebih banyak elemen visual, tetapi teks intinya menipis. Mesin pencari lalu menganggap relevansinya berkurang.
Kedua, redesign sering mengubah navigasi. Menu yang dulu kuat secara internal linking diganti dengan mega menu, drop down yang sulit dirayapi, atau link yang dibangun lewat script. Akibatnya aliran otoritas internal melemah.
Ketiga, redesign sering memicu perubahan URL tanpa disadari. Kadang karena pindah CMS, kadang karena aturan slug baru, kadang karena kategori berubah. Jika redirect tidak rapi, banyak halaman lama menjadi tidak ditemukan. Ini bisa menghapus trafik yang sudah mapan.
Keempat, performa website bisa memburuk. Desain baru sering membawa gambar besar, script tambahan, font banyak, dan animasi berat. Pengguna mobile merasakan lambat, bounce naik, dan sinyal pengalaman pengguna memburuk.
Kelima, kesalahan indeksasi juga sering muncul. Website staging ikut terindeks, atau robots menghalangi halaman baru, atau canonical salah arah. Dampaknya bisa besar karena mesin pencari bingung mana versi utama.
Jasa SEO yang matang memetakan semua potensi risiko ini sejak awal, lalu menutupnya satu per satu.
Memahami Perbedaan Ganti Desain Dan Migrasi Website
Banyak orang menyebut semua perubahan sebagai ganti desain, padahal ada dua tipe perubahan yang berbeda tingkat risikonya.
Tipe pertama adalah redesign visual tanpa perubahan struktur besar. Domain sama, URL sama, konten utama tetap, hanya tampilan, komponen, dan layout yang diperbarui. Ini relatif lebih aman jika dilakukan dengan kontrol SEO.
Tipe kedua adalah redesign yang sekaligus migrasi. Misalnya pindah CMS, mengubah struktur kategori, mengganti URL, mengganti sistem template, atau mengubah cara halaman dirender. Ini jauh lebih kompleks karena risikonya berlapis. SEO teknikal, arsitektur informasi, serta redirect mapping harus benar benar rapi.
Jasa SEO biasanya mengidentifikasi tipe proyek anda sejak awal karena strategi pengamanannya berbeda. Semakin banyak komponen berubah, semakin detail kontrol yang dibutuhkan.
Cara Kerja Jasa SEO Dalam Proyek Redesign Website
Dalam proyek redesign, jasa SEO bekerja seperti pengendali kualitas dari sisi organik. Fokusnya bukan hanya ranking, tetapi menjaga semua sinyal SEO tetap utuh saat desain baru diluncurkan.
Alur kerja yang umumnya saya jalankan biasanya seperti ini.
- Audit baseline performa organik sebelum redesign dimulai
- Pemetaan halaman prioritas berdasarkan trafik, ranking, dan konversi
- Review desain dan wireframe agar tidak mengorbankan struktur konten penting
- Setup staging yang aman dan tidak terindeks
- Pengujian teknikal di staging termasuk crawl, indeksasi, dan performa
- Penyusunan redirect mapping bila ada perubahan URL
- Quality assurance sebelum go live
- Monitoring ketat setelah peluncuran dan tindakan korektif cepat
Dengan alur ini, redesign tidak berjalan berdasarkan asumsi. Semuanya berbasis data dan pengujian.
Audit Baseline Sebelum Redesign Dimulai
Audit baseline adalah tahap yang sering dilewatkan padahal paling krusial. Anda perlu tahu kondisi awal secara detail agar bisa mengukur apakah redesign aman atau merusak.
Jasa SEO biasanya mengambil data dari beberapa sumber.
Google Search Console untuk query, halaman, impresi, klik, CTR, dan masalah coverage
Analytics untuk landing page organik, engagement, dan konversi
Data ranking keyword yang menjadi target utama
Data backlink untuk halaman yang punya otoritas tinggi
Crawl website untuk memetakan struktur internal link, status code, meta, heading, dan duplikasi
Dari sini dibuat daftar halaman prioritas. Halaman prioritas adalah halaman yang jika terganggu akan langsung berdampak ke bisnis. Contohnya halaman layanan utama, halaman produk unggulan, artikel yang konsisten membawa lead, dan halaman yang banyak menerima backlink.
Tanpa audit baseline, anda tidak punya peta. Saat trafik turun, anda akan bingung bagian mana yang rusak.
Menetapkan Target Dan Kriteria Keberhasilan Redesign Dari Sudut SEO
Redesign sering punya target desain, misalnya tampilan lebih modern. Namun dari sisi SEO, anda juga perlu target yang jelas.
Target yang saya rekomendasikan biasanya mencakup.
Stabilitas trafik organik pada halaman prioritas
Tidak ada penurunan indeksasi pada halaman penting
Tidak ada lonjakan error halaman tidak ditemukan
CTR branded dan non branded tetap stabil atau meningkat
Performa halaman membaik terutama di mobile
Struktur internal link tetap kuat untuk halaman utama
Waktu muat halaman tidak memburuk
Target ini menjadi kompas. Tim desain dan developer jadi tahu batas aman. Tim SEO juga punya standar untuk memutuskan apakah situs siap diluncurkan.
Menyiapkan Staging Yang Aman Dan Terkontrol
Staging adalah tempat pengembangan desain baru sebelum live. Masalah besar muncul jika staging tidak diamankan. Mesin pencari bisa mengindeks staging, lalu terjadi duplikasi konten. Ini bisa mengacaukan sinyal ranking.
Jasa SEO biasanya memastikan beberapa hal.
Staging diblokir dari indeksasi dengan cara yang tepat
Akses staging dibatasi agar tidak terbuka ke publik
Tidak ada link publik yang mengarah ke staging
Konfigurasi canonical di staging tidak mengarah ke staging sebagai versi utama
Tidak ada sitemap staging yang ter-submit ke Search Console
Tujuannya sederhana. Staging harus menjadi tempat uji coba, bukan tempat bersaing dengan website utama di Google.
Menjaga Kesetaraan Konten Agar Ranking Tidak Goyah
Salah satu kesalahan paling umum saat redesign adalah konten penting hilang atau dipindah ke area yang sulit dibaca mesin pencari. Desain baru sering memprioritaskan ringkas, tetapi ringkas yang berlebihan bisa menghapus konteks.
Jasa SEO biasanya melakukan kontrol kesetaraan konten.
Halaman prioritas harus mempertahankan topik utama dan kedalaman informasi
Bagian yang dulu menjawab pertanyaan pengguna tidak boleh hilang tanpa pengganti
Heading harus tetap logis dan menggambarkan struktur topik
Elemen teks penting jangan diganti menjadi gambar tanpa teks pendukung
FAQ yang membantu menangkap long tail query sebaiknya dipertahankan
Informasi trust seperti bukti, testimoni, studi kasus jangan menghilang
Bukan berarti halaman harus sama persis. Anda boleh menyusun ulang agar lebih nyaman. Namun pesan inti dan cakupan topik harus tetap kuat. Mesin pencari mengandalkan sinyal itu untuk menilai relevansi.
Mengamankan Struktur URL Dan Redirect Jika Ada Perubahan
Jika redesign anda tidak mengubah URL, risikonya lebih kecil. Namun sering kali perubahan URL terjadi tanpa disadari. Misalnya karena CMS baru memiliki pola URL berbeda, atau kategori berubah, atau slug disederhanakan.
Jika URL berubah, redirect mapping wajib dilakukan. Ini bukan pekerjaan setengah setengah.
Jasa SEO biasanya menyusun proses seperti ini.
- Ekspor semua URL lama yang terindeks dan menerima trafik
- Identifikasi URL yang punya backlink dan nilai tinggi
- Cocokkan setiap URL lama dengan URL baru yang paling relevan
- Buat aturan redirect permanen ke tujuan yang tepat
- Hindari redirect massal ke homepage karena tidak relevan
- Uji redirect untuk memastikan tidak ada chain dan loop
- Setelah live, crawl ulang untuk memastikan semua URL lama mengarah benar
Redirect yang rapi menjaga ekuitas SEO dan menjaga pengalaman pengguna. Tanpa redirect yang rapi, anda akan kehilangan ranking yang sudah dibangun.
Menjaga Internal Linking Dan Navigasi Agar Otoritas Tidak Terpecah
Internal link adalah jalur distribusi otoritas di dalam website. Ketika desain berubah, menu, footer, breadcrumb, dan modul rekomendasi artikel sering berubah juga. Ini bisa mengubah cara mesin pencari memahami prioritas halaman.
Jasa SEO biasanya mengamankan beberapa area.
Menu utama harus tetap menonjolkan halaman layanan atau kategori penting
Footer sebaiknya tetap memiliki link ke halaman utama yang berkonversi
Breadcrumb membantu struktur dan memperjelas hierarki
Modul artikel terkait membantu menyebarkan otoritas ke konten pendukung
Link menuju halaman prioritas jangan berkurang drastis
Jika internal link melemah, halaman yang dulu kuat bisa kehilangan dorongan. Anda mungkin masih punya konten bagus, tetapi aliran sinyalnya berkurang.
Optimasi On Page Yang Sering Berubah Saat Redesign
Saat template diganti, elemen on page sering ikut berubah. Ini bisa memicu penurunan CTR dan relevansi.
Jasa SEO biasanya mengecek dan memastikan.
Title tag tetap memuat keyword utama dan tetap menarik klik
Meta description tidak kosong dan tetap menggambarkan manfaat
Heading utama tetap fokus pada topik halaman
Struktur subheading membantu skimming dan menjelaskan detail
Alt text gambar penting tetap ada untuk konteks
Link canonical mengarah ke URL yang benar
Open graph dan metadata sosial tidak rusak
Perubahan kecil di title atau heading bisa berdampak besar. Karena itu, halaman prioritas harus dicek satu per satu, bukan mengandalkan template default.
Mengamankan Pengaturan Indeksasi Dan Crawl
Redesign sering memicu masalah indeksasi karena ada perubahan konfigurasi. Kesalahan yang sering terjadi misalnya halaman penting berubah menjadi noindex, atau robots memblokir folder tertentu, atau sitemap salah.
Jasa SEO biasanya mengamankan area berikut.
Robots tidak memblokir halaman penting
Halaman yang harus diindeks tidak diberi noindex
Halaman tipis yang sebaiknya tidak diindeks tetap dikendalikan
Sitemap berisi URL final yang benar
Sitemap diperbarui setelah go live
Canonical konsisten dan tidak mengarah ke versi yang salah
Jika bagian ini kacau, mesin pencari bisa kehilangan akses. Ranking turun bukan karena konten buruk, tetapi karena halaman sulit ditemukan atau dianggap bukan versi utama.
Kecepatan Dan Core Web Vitals Sebagai Risiko Besar Saat Desain Baru
Desain baru sering membuat website lebih berat. Ini biasanya terjadi karena elemen visual yang bertambah, animasi, script tracking yang menumpuk, dan gambar resolusi tinggi.
Jasa SEO biasanya melakukan audit performa di staging sebelum live.
Ukuran halaman dan jumlah request
Waktu muat di perangkat mobile
Stabilitas layout saat loading
Respons interaksi saat pengguna klik tombol
Optimasi gambar dan format yang lebih ringan
Penggunaan font yang efisien
Pengurangan script yang tidak penting
Performa bukan hanya soal kenyamanan. Performa mempengaruhi engagement dan sinyal perilaku. Jika pengguna cepat keluar karena lambat, trafik tetap datang tetapi tidak menghasilkan. Dalam jangka panjang, ini bisa melemahkan posisi.
Risiko Desain Baru Yang Mengandalkan JavaScript Berlebihan
Banyak desain modern memakai framework dan komponen interaktif. Itu bisa bagus untuk pengalaman pengguna, namun ada risiko jika rendering konten utama terlalu bergantung pada JavaScript.
Jika konten inti baru muncul setelah script berjalan, ada kemungkinan mesin pencari memprosesnya lebih lambat atau tidak sempurna pada beberapa kondisi. Ini bisa mengganggu indeksasi dan ranking, terutama untuk halaman yang harus cepat dipahami.
Jasa SEO biasanya memastikan.
Konten utama tetap tersedia di HTML awal atau bisa dirender dengan baik
Link navigasi utama bisa dirayapi tanpa bergantung pada event tertentu
Penggunaan lazy load tidak menyembunyikan konten penting
Pagination dan filter produk tidak menciptakan banyak URL duplikat
Tidak ada blok yang menghambat crawling pada komponen utama
Tujuannya bukan melarang JavaScript, tetapi memastikan SEO tetap aman.
Struktur Data Dan Rich Result Tidak Boleh Hilang
Struktur data sering hilang saat redesign karena template baru tidak membawa script schema lama. Padahal struktur data membantu tampilan hasil pencarian, misalnya rating, breadcrumb, atau informasi bisnis lokal.
Jasa SEO biasanya mengecek.
Schema Organization atau LocalBusiness
Schema Product jika relevan
Schema FAQ jika digunakan secara tepat
Schema Breadcrumb untuk struktur halaman
Konsistensi data seperti nama brand, logo, dan URL
Jika struktur data hilang, CTR bisa turun karena hasil anda terlihat lebih polos dibanding kompetitor. Ini efek yang sering muncul tanpa disadari karena ranking mungkin masih sama, tetapi klik berkurang.
Mengamankan Media Dan Gambar Agar Tidak Merusak SEO
Redesign sering mengganti semua gambar. Ini baik untuk brand, tetapi bisa merusak jika tidak dikontrol.
Risiko yang sering terjadi.
Nama file dan alt text hilang sehingga konteks berkurang
Ukuran gambar terlalu besar sehingga halaman lambat
Gambar penting diganti menjadi background tanpa alt text
Lazy load yang agresif membuat gambar dan konten tidak terlihat saat crawling
Link gambar menuju halaman lama menjadi broken
Jasa SEO biasanya memastikan gambar dioptimalkan, kompresi dilakukan, dan alt text tetap relevan. Untuk website yang mengandalkan visual, ini bisa membantu SEO gambar dan memperkuat konteks halaman.
Quality Assurance SEO Sebelum Go Live
Sebelum desain baru diluncurkan, harus ada tahap QA yang ketat. Ini langkah yang menentukan.
Checklist QA yang saya sarankan biasanya mencakup.
- Crawl staging untuk menemukan error 404, redirect chain, dan halaman kosong
- Cek title, meta description, heading pada halaman prioritas
- Cek canonical dan robots di halaman penting
- Cek sitemap berisi URL final dan hanya URL yang ingin diindeks
- Cek internal link pada menu, footer, breadcrumb, dan tombol CTA
- Cek performa halaman penting di mobile dan desktop
- Cek tracking analytics dan event konversi tetap berjalan
- Cek halaman form, checkout, atau booking tidak rusak
- Cek struktur data pada halaman yang memerlukan rich result
- Cek keamanan, HTTPS, dan tidak ada mixed content
QA bukan tugas satu orang saja. Ini kolaborasi SEO, developer, dan tim bisnis. Namun SEO biasanya memimpin checklist karena dampaknya langsung ke trafik.
Strategi Peluncuran Yang Lebih Aman
Banyak orang meluncurkan desain baru dengan cara langsung mengganti semuanya di jam ramai. Jika ada masalah, dampaknya langsung besar.
Jasa SEO biasanya menyarankan peluncuran yang lebih aman.
Pilih waktu peluncuran saat trafik paling rendah
Siapkan backup dan rencana rollback
Siapkan daftar URL prioritas untuk dites segera setelah live
Siapkan monitoring Search Console dan analytics dalam jam yang sama
Pastikan redirect aktif sebelum DNS atau konfigurasi final dipublikasikan
Dengan strategi ini, jika ada error, anda bisa memperbaiki cepat sebelum kerusakan menyebar.
Monitoring Ketat Dalam 48 Jam Pertama Setelah Go Live
Dua hari pertama adalah fase paling sensitif. Banyak masalah baru terlihat setelah live karena perbedaan server, caching, atau konfigurasi yang tidak sama dengan staging.
Jasa SEO biasanya memonitor.
Lonjakan error halaman tidak ditemukan
Perubahan indeksasi yang drastis
Penurunan CTR pada query branded dan non branded
Landing page organik yang tiba tiba turun trafiknya
Kecepatan halaman yang memburuk di perangkat nyata
Redirect yang tidak sesuai mapping
Robots yang salah konfigurasi
Jika ditemukan masalah, tindakan harus cepat. Semakin cepat anda memperbaiki, semakin kecil dampaknya.
Monitoring Minggu Pertama Dan Bulan Pertama
Setelah fase awal, anda masuk fase stabilisasi. Google perlu merayapi ulang, memproses perubahan, dan menyesuaikan sinyal. Anda harus memastikan semua berjalan ke arah yang benar.
Yang biasanya saya pantau dalam minggu pertama.
Perubahan ranking keyword utama
Perubahan impresi dan klik untuk halaman prioritas
Coverage report untuk melihat URL yang error atau terblokir
Sitemap status apakah diterima dan diproses
Log perilaku pengguna seperti bounce dan durasi
Dalam bulan pertama, fokusnya lebih luas.
Apakah trafik organik kembali stabil
Apakah halaman baru mulai mengambil posisi lebih baik
Apakah CTR meningkat karena snippet lebih menarik
Apakah konversi membaik karena desain lebih ramah pengguna
Apakah konten pendukung terindeks dan menguatkan cluster
Redesign yang aman biasanya menunjukkan fluktuasi kecil, lalu stabil. Redesign yang bermasalah biasanya menunjukkan penurunan tajam dan tidak pulih karena masalah struktural.
Cara Menangani Penurunan Trafik Setelah Redesign Dengan Diagnosis Yang Tepat
Jika trafik turun, jangan panik. Yang anda butuhkan adalah diagnosis yang sistematis.
Saya biasanya memeriksa urutan berikut.
- Apakah ada masalah indeksasi seperti noindex atau robots
- Apakah banyak URL berubah tanpa redirect
- Apakah canonical salah sehingga Google memilih versi yang tidak tepat
- Apakah sitemap berisi URL yang salah atau belum diperbarui
- Apakah halaman prioritas kehilangan konten penting
- Apakah internal link melemah sehingga halaman penting kehilangan dorongan
- Apakah performa memburuk sehingga engagement turun
- Apakah terjadi duplikasi karena staging terindeks
- Apakah ada perubahan server yang memicu error atau lambat
Dengan urutan ini, anda bisa menemukan akar masalah lebih cepat. Banyak penurunan trafik bukan karena Google menghukum, tetapi karena sinyal teknikal dan relevansi berubah.
Sistem Dokumentasi Agar Redesign Tidak Menjadi Proyek Berulang Yang Menakutkan
Bisnis yang sehat akan melakukan perbaikan berkala. Karena itu, anda perlu sistem agar setiap perubahan website tidak membuat anda khawatir kehilangan trafik.
Jasa SEO biasanya membantu membuat dokumentasi.
Daftar halaman prioritas dan fungsi bisnisnya
Pola URL dan aturan slug
Standar title, meta, dan heading untuk jenis halaman tertentu
SOP redirect ketika ada perubahan halaman
SOP publish konten agar struktur internal link tetap terjaga
Checklist QA sebelum deployment
Checklist monitoring setelah deployment
Dengan SOP ini, redesign berikutnya atau update besar berikutnya akan jauh lebih aman. Tim anda juga lebih mandiri.
Kolaborasi SEO Dengan Desainer Dan Developer Agar Semua Lancar
Sering kali masalah muncul bukan karena orang tidak kompeten, tetapi karena tidak ada bahasa yang sama. Desainer fokus pada tampilan, developer fokus pada fungsi, SEO fokus pada crawl dan sinyal. Semua benar, tetapi harus disatukan.
Saya biasanya mengarahkan kolaborasi dengan cara sederhana.
SEO memberi daftar halaman prioritas dan elemen yang tidak boleh hilang
Desainer menyesuaikan layout agar konten inti tetap menonjol
Developer memastikan implementasi SEO seperti redirect, canonical, schema, dan performa
Tim bisnis memastikan pesan dan CTA tetap relevan untuk konversi
Jika kolaborasi ini berjalan, redesign tidak menjadi pertaruhan. Ia menjadi upgrade yang aman.
Checklist Praktis Yang Bisa Anda Gunakan Sebelum Dan Sesudah Redesign
Agar lebih mudah, berikut checklist ringkas yang bisa anda gunakan.
Sebelum redesign dimulai
- Ambil baseline data Search Console dan analytics
- Tentukan halaman prioritas berdasarkan trafik dan konversi
- Pastikan tidak ada rencana perubahan URL tanpa mapping
- Review wireframe agar konten inti tetap kuat
- Siapkan staging yang tidak terindeks
Saat pengembangan di staging
- Crawl staging untuk mendeteksi error
- Cek title, meta, heading untuk halaman prioritas
- Cek internal link pada menu dan footer
- Cek performa mobile dan desktop
- Cek struktur data tetap ada
- Cek canonical dan robots
Sebelum go live
- Finalisasi redirect mapping jika ada perubahan URL
- Pastikan sitemap final siap
- Pastikan tracking analytics berjalan
- Uji halaman form dan CTA
- Siapkan rencana rollback
Sesudah go live
- Monitor error 404 dan redirect
- Monitor coverage dan sitemap di Search Console
- Monitor trafik landing page prioritas
- Monitor ranking keyword utama
- Perbaiki isu yang muncul dalam 48 jam pertama
Checklist ini sederhana, tetapi jika dijalankan dengan disiplin, ia menyelamatkan banyak trafik.
Baca juga: Jasa SEO Untuk Mengamankan Nama Brand Dari Kompetitor Agresif.
Ajakan Untuk Anda Yang Ingin Redesign Aman Tanpa Mengorbankan Trafik
Jika anda berencana mengganti desain website, jangan jadikan SEO sebagai urusan setelah desain selesai. Trafik organik adalah aset yang sudah anda bayar dengan waktu, konten, dan biaya. Saya sarankan anda mengamankannya sejak awal dengan pendampingan SEO yang benar.
Anda bisa menggunakan layanan jasa SEO dari Murtafi Digital untuk membantu mengamankan trafik organik saat ganti desain website. Saya akan membantu audit baseline, memetakan halaman prioritas, mengawal staging agar aman, memastikan konten inti dan struktur SEO tidak rusak, menyiapkan redirect mapping bila diperlukan, menjalankan QA sebelum peluncuran, lalu memonitor pasca peluncuran dengan tindakan korektif yang cepat. Dengan cara kerja yang rapi, anda bisa mendapatkan desain baru yang lebih meyakinkan tanpa kehilangan trafik organik yang selama ini menjadi sumber lead dan penjualan.