Kesalahan Umum Saat Memakai Jasa Google Ads Dan Cara Hindari

Kesalahan Umum Saat Memakai Jasa Google Ads Dan Cara Hindari. Memakai jasa Google Ads itu sering terasa seperti solusi cepat untuk mendapatkan leads dan penjualan. Banyak bisnis ingin tim internal fokus operasional, sementara urusan iklan diserahkan ke pihak yang dianggap lebih ahli. Itu keputusan yang logis, asalkan anda memilih partner yang tepat dan mengelola kerja sama dengan cara yang benar.

Masalahnya, saya sering melihat akun iklan yang budgetnya besar tetapi hasilnya tidak sebanding, bukan karena Google Ads tidak efektif, melainkan karena ada kesalahan umum dalam cara bisnis memakai jasa Google Ads. Kesalahan ini bisa terjadi di awal saat memilih penyedia jasa, bisa juga terjadi di tengah jalan saat operasional kampanye berjalan.

Artikel ini saya tulis agar anda bisa mengenali kesalahan yang paling sering terjadi, paham penyebabnya, lalu punya langkah praktis untuk menghindarinya. Fokusnya tetap satu, menjaga anggaran iklan anda bekerja untuk profit.

Kenapa Kesalahan Saat Memakai Jasa Google Ads Bisa Sangat Mahal

Google Ads adalah sistem lelang. Setiap keputusan kecil punya efek finansial. Jika targeting melebar, klik yang tidak relevan langsung menghabiskan budget. Jika tracking salah, sistem optimasi akan mengejar sinyal yang keliru. Jika landing page buruk, biaya per konversi naik walau CTR tinggi.

Di sisi lain, kerja sama dengan jasa Google Ads juga menyangkut komunikasi, ekspektasi, transparansi akses, dan kolaborasi dengan tim sales. Satu celah di salah satu area ini bisa membuat kinerja kampanye menurun drastis saat budget anda justru dinaikkan.

Karena itu, memahami kesalahan umum adalah cara paling hemat untuk melindungi ROI.

Kesalahan 1 Memilih Jasa Google Ads Hanya Karena Harga Murah

Ini kesalahan paling sering dan dampaknya paling panjang. Banyak bisnis membandingkan jasa Google Ads seperti membandingkan produk komoditas, siapa yang paling murah. Padahal yang anda beli adalah strategi, eksekusi, dan sistem optimasi.

Kenapa ini berbahaya
Harga murah sering berarti salah satu hal berikut

  • Tidak ada riset keyword yang serius
  • Struktur kampanye seadanya
  • Tracking konversi tidak dibuat dengan benar
  • Optimasi minim, hanya setup lalu dibiarkan
  • Laporan sekadar angka tanpa insight

Cara hindari

  • Nilai berdasarkan proses kerja, bukan harga saja
  • Minta rencana 30 hari pertama dan ritme optimasi mingguan
  • Pastikan scope jelas, termasuk tracking dan landing page review
  • Pastikan anda punya akses akun penuh agar bisa audit

Harga yang masuk akal adalah yang seimbang antara biaya jasa dan kualitas proses.

Kesalahan 2 Tidak Memegang Kepemilikan Akun Google Ads

Jika akun Google Ads dibuat atas nama agensi, anda berisiko kehilangan aset data saat kerja sama berakhir.

Kenapa ini berbahaya

  • Data historis hilang
  • Learning dan audience hilang
  • Struktur kampanye dan aset iklan hilang
  • Anda tidak bisa mengevaluasi biaya iklan secara transparan

Cara hindari

  • Akun harus dibuat atas email bisnis anda
  • Agensi diberi akses, bukan menjadi pemilik
  • Pastikan billing juga bisa anda akses
  • Minta dokumentasi struktur kampanye dan daftar konversi

Akun iklan adalah aset bisnis, bukan aset vendor.

Kesalahan 3 Menjalankan Iklan Tanpa Tracking Konversi yang Valid

Banyak bisnis menjalankan iklan hanya dengan target klik atau trafik. Padahal tanpa konversi yang terukur, anda tidak tahu apa yang menghasilkan profit.

Kenapa ini berbahaya

  • Optimasi jadi tebak tebakan
  • Smart bidding mengejar sinyal yang salah
  • Angka lead bisa palsu karena event duplikat
  • Anda tidak bisa menghitung biaya per lead atau biaya per akuisisi dengan benar

Cara hindari

  • Tentukan konversi utama, form submit, call, WhatsApp, purchase
  • Pastikan setelan konversi tidak double hit
  • Hubungkan Google Ads dengan Google Analytics
  • Gunakan Tag Manager agar pengelolaan tag rapi
  • Lakukan tes manual, submit form dan cek apakah tercatat

Jika jasa Google Ads anda tidak menempatkan tracking sebagai prioritas, itu red flag.

Kesalahan 4 Mengukur Keberhasilan Hanya Dari Klik dan Impression

Klik tinggi dan impression besar tidak selalu berarti hasil bisnis naik. Banyak kampanye terlihat ramai, tetapi revenue tidak bergerak.

Kenapa ini berbahaya

  • Fokus bergeser ke metrik kosmetik
  • Budget habis untuk trafik yang tidak punya niat beli
  • Anda sulit menentukan langkah scale karena datanya tidak mengarah ke profit

Cara hindari

  • Tentukan KPI berbasis hasil, cost per lead, ROAS, conversion rate
  • Minta laporan yang menjelaskan dampak bisnis, bukan hanya angka dashboard
  • Minta analisis kualitas lead dari feedback sales
  • Fokus pada tren dan stabilitas, bukan angka harian yang fluktuatif

Google Ads harus diukur dari output bisnis, bukan keramaian traffic.

Kesalahan 5 Menyerahkan Semua Ke Agensi Tanpa Feedback dan Kolaborasi

Ada bisnis yang berpikir setelah bayar jasa, semua urusan selesai. Padahal hasil Google Ads sangat dipengaruhi kualitas penawaran, landing page, dan proses follow up lead.

Kenapa ini berbahaya

  • Agensi tidak tahu lead berkualitas atau tidak
  • Penawaran di iklan tidak selaras dengan sales
  • Follow up lambat membuat lead hangus
  • Agensi tidak punya data untuk menyaring lead yang buruk

Cara hindari

  • Buat definisi lead valid bersama
  • Sediakan feedback mingguan dari tim sales
  • Pastikan ada SOP follow up dan target kecepatan respons
  • Update agensi jika ada perubahan harga, stok, atau layanan

Kerja sama terbaik terjadi saat agensi fokus iklan dan anda fokus operasional, tetapi tetap bertukar data.

Kesalahan 6 Membiarkan Struktur Kampanye Berantakan

Banyak akun dikelola dengan struktur yang terlalu campur aduk. Semua layanan dicampur dalam satu kampanye, semua keyword masuk satu ad group, akhirnya tidak ada kontrol.

Kenapa ini berbahaya

  • Data bercampur sehingga sulit mengambil keputusan
  • Budget mengalir ke bagian yang tidak profitable
  • Optimasi jadi lambat dan tidak presisi
  • Saat scale, performa makin tidak stabil

Cara hindari

  • Pisahkan brand dan non brand
  • Pisahkan kampanye berdasarkan layanan utama atau kategori produk
  • Buat ad group tematik dengan relevansi tinggi
  • Pisahkan kampanye eksperimen dari kampanye inti
  • Pastikan setiap kampanye punya landing page yang sesuai

Struktur yang rapi memudahkan anda mengendalikan profit.

Kesalahan 7 Tidak Disiplin Mengelola Search Terms dan Negative Keyword

Salah satu sumber kebocoran terbesar adalah query pencarian yang tidak sesuai. Ini sering terjadi ketika keyword terlalu luas atau memakai broad match tanpa kontrol.

Kenapa ini berbahaya

  • Banyak klik dari intent rendah
  • CPC bisa naik karena kompetisi di query yang tidak relevan
  • Konversi turun karena traffic tidak tepat sasaran

Cara hindari

  • Minta rutinitas review search terms minimal mingguan
  • Bangun daftar negative keyword global dan per kampanye
  • Perketat match type jika data belum stabil
  • Ambil query yang konversi dan jadikan keyword baru yang lebih presisi

Jika anda ingin ROI stabil, search terms itu wajib dirawat.

Kesalahan 8 Landing Page Tidak Diprioritaskan

Ada jasa Google Ads yang fokusnya hanya di dashboard iklan. Mereka tidak peduli landing page. Akhirnya conversion rate rendah dan biaya per lead mahal.

Kenapa ini berbahaya

  • Anda membayar klik mahal untuk halaman yang tidak meyakinkan
  • Banyak calon pelanggan drop sebelum mengisi form
  • Kualitas lead turun karena pesan tidak konsisten

Cara hindari

  • Minta audit landing page sebelum scale budget
  • Pastikan CTA jelas dan mudah ditemukan
  • Tambahkan trust element, testimoni, portofolio, legalitas
  • Percepat halaman terutama di mobile
  • Pastikan pesan iklan sama dengan pesan di landing page

Perbaikan landing page sering memberi dampak lebih besar daripada mengganti strategi bidding.

Kesalahan 9 Terlalu Cepat Mengubah Banyak Hal Sekaligus

Ketika hasil turun, panik adalah musuh. Banyak pemilik bisnis meminta agensi mengganti semuanya sekaligus, keyword, iklan, bidding, landing page, budget.

Kenapa ini berbahaya

  • Anda tidak tahu perubahan mana yang membantu atau merusak
  • Sistem masuk fase belajar terus menerus
  • Performa menjadi tidak stabil dan sulit diprediksi

Cara hindari

  • Ubah satu variabel utama dalam satu periode evaluasi
  • Dokumentasikan perubahan dan hasilnya
  • Naikkan budget bertahap
  • Hindari perubahan besar saat kampanye baru berjalan

Optimasi yang baik itu sistematis, bukan reaktif.

Kesalahan 10 Scale Budget Tanpa Audit Pondasi

Ini kesalahan yang sering terjadi saat kampanye mulai menghasilkan. Budget dinaikkan besar agar hasil naik lebih cepat. Tetapi cost per lead justru naik.

Kenapa ini berbahaya

  • Budget memperbesar kebocoran yang sudah ada
  • Search terms melebar ke query yang lebih mahal
  • Smart bidding mencari volume baru yang kualitasnya lebih rendah

Cara hindari

  • Audit tracking, struktur, search terms, landing page sebelum scale
  • Tambah budget ke kampanye yang sudah terbukti profitable
  • Pisahkan kampanye ekspansi dengan budget terbatas
  • Pantau lead quality dan conversion rate saat scale

Scale itu strategi, bukan tindakan impulsif.

Kesalahan 11 Salah Memilih Jenis Kampanye untuk Tujuan Bisnis

Tidak semua jenis kampanye cocok untuk semua tujuan. Ada bisnis lead gen yang langsung memakai kampanye yang terlalu otomatis tanpa data.

Kenapa ini berbahaya

  • Sistem tidak punya sinyal cukup untuk optimasi
  • Traffic bisa melebar tanpa kontrol
  • CPA naik karena targeting terlalu luas

Cara hindari

  • Untuk lead gen, mulai dari Search dengan intent tinggi
  • Tambahkan remarketing setelah traffic terkumpul
  • Gunakan kampanye otomatis setelah tracking kuat dan volume konversi cukup
  • Pisahkan eksperimen dari kampanye inti

Pemilihan jenis kampanye harus mengikuti fase akun dan kesiapan data.

Kesalahan 12 Tidak Memisahkan Kampanye Brand dan Non Brand

Jika brand dan non brand dicampur, anda tidak tahu berapa biaya untuk mendapatkan pelanggan baru vs mempertahankan demand yang sudah ada.

Kenapa ini berbahaya

  • Anggaran habis untuk orang yang sebenarnya sudah mencari brand anda
  • Kampanye terlihat bagus karena brand punya conversion rate tinggi
  • Akuisisi pelanggan baru menjadi tidak optimal

Cara hindari

  • Buat kampanye brand khusus dengan budget terkontrol
  • Pastikan kampanye non brand fokus pada intent tinggi
  • Ukur performa masing masing secara terpisah

Pemisahan ini membuat analisis ROI jauh lebih jujur.

Kesalahan 13 Tidak Mengontrol Lokasi dan Jadwal Tayang

Bisnis lokal sering lupa mengontrol area target. Akhirnya iklan tampil di wilayah yang tidak bisa dilayani. Atau iklan tampil di jam ketika tidak ada orang yang bisa follow up.

Kenapa ini berbahaya

  • Klik dan lead dari luar area menjadi pemborosan
  • Lead hangus karena tidak direspons cepat
  • Angka konversi bisa turun saat scale

Cara hindari

  • Set lokasi dengan benar sesuai area layanan
  • Gunakan pengecualian lokasi jika perlu
  • Sesuaikan jadwal tayang dengan jam operasional
  • Pantau performa berdasarkan lokasi dan jam

Kontrol sederhana ini sering menurunkan biaya per lead dengan cepat.

Kesalahan 14 Tidak Memeriksa Transparansi Laporan dan Akses Data

Ada jasa yang memberi laporan bulanan tetapi anda tidak bisa melihat data real time. Anda tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Kenapa ini berbahaya

  • Sulit audit biaya dan perubahan
  • Anda tidak tahu apakah optimasi benar benar dilakukan
  • Anda terlambat mengetahui masalah besar

Cara hindari

  • Pastikan anda punya akses akun penuh
  • Minta ringkasan mingguan untuk kondisi penting
  • Minta laporan bulanan yang berisi insight dan action plan
  • Pastikan perubahan besar dicatat

Transparansi adalah syarat kerja sama sehat.

Kesalahan 15 Tidak Menyelaraskan Iklan Dengan Kapasitas Sales dan CS

Saat iklan sukses, volume lead naik. Jika tim sales tidak siap, kualitas follow up turun dan ROI ikut turun.

Kenapa ini berbahaya

  • Lead yang mahal hangus
  • Rasio closing turun sehingga CPA efektif naik
  • Agensi sulit memperbaiki karena masalah bukan di iklan

Cara hindari

  • Siapkan SOP follow up dan pembagian lead
  • Tetapkan target respons cepat
  • Buat template jawaban WhatsApp atau script telepon
  • Beri feedback ke agensi tentang lead yang closing dan yang tidak

Google Ads bukan hanya mesin traffic, tetapi bagian dari sistem penjualan.

Cara Menjalankan Kerja Sama Dengan Jasa Google Ads Agar Hasil Lebih Aman

Jika anda ingin menghindari semua kesalahan di atas, gunakan kerangka kerja sederhana berikut

Mulai dari audit dan target yang jelas

  • Tentukan KPI berbasis hasil bisnis
  • Audit tracking dan landing page
  • Tentukan layanan prioritas berdasarkan margin

Bangun ritme komunikasi

  • Review mingguan singkat untuk insight dan perbaikan cepat
  • Review bulanan untuk evaluasi strategi dan rencana eksperimen
  • Feedback lead quality dari sales secara rutin

Pisahkan kampanye inti dan kampanye eksperimen

  • Kampanye inti fokus profit
  • Kampanye eksperimen fokus ekspansi dengan budget terbatas

Scale secara bertahap

  • Naikkan budget dengan kontrol
  • Monitor perubahan conversion rate dan lead quality
  • Jangan ubah banyak hal sekaligus

Dengan sistem ini, anda mengurangi risiko dan meningkatkan peluang ROI stabil.

Baca juga: Ciri Jasa Google Ads Profesional Yang Fokus Pada ROI.

Jika Anda Ingin Bantuan Menghindari Kesalahan Umum Ini

Jika anda ingin pengelolaan Google Ads yang lebih rapi, transparan, dan fokus pada ROI, anda bisa mempertimbangkan layanan Murtafi Digital.

Pendekatan yang saya gunakan biasanya dimulai dari audit, perapihan tracking, penataan struktur kampanye, lalu optimasi yang disiplin berbasis data dan feedback kualitas lead. Tujuannya jelas, membantu anggaran anda kembali menjadi profit yang terukur dan bisa di scale dengan aman.

error: Content is protected !!