Memisahkan Keyword Informasional Dan Transaksional Di Google Ads

Memisahkan Keyword Informasional Dan Transaksional Di Google Ads. Salah satu alasan kenapa biaya Google Ads terasa cepat habis adalah karena banyak akun mencampur keyword informasional dan transaksional dalam satu kampanye yang sama. Akibatnya, iklan anda tayang untuk orang yang sekadar ingin tahu dan orang yang siap beli dalam satu keranjang. Mereka punya niat berbeda, perilaku klik berbeda, cara membaca landing page berbeda, dan potensi konversinya juga berbeda. Kalau anda tidak memisahkannya, sistem bidding belajar dari data yang campur aduk. Anda akan melihat banyak klik, CTR bisa terlihat baik, tetapi biaya per lead melonjak dan kualitas inquiry menurun.

Memisahkan keyword informasional dan transaksional bukan sekadar urusan struktur akun. Ini strategi untuk mengontrol budget, mengarahkan pesan iklan ke intent yang tepat, mempercepat pembelajaran algoritma, dan membuat setiap rupiah iklan bekerja pada tahap funnel yang jelas. Anda bisa tetap memanfaatkan keyword informasional jika memang anda butuh awareness atau ingin mengisi remarketing, tetapi porsinya harus terkontrol. Sementara keyword transaksional harus menjadi mesin utama untuk konversi dan revenue.

Di artikel ini saya akan bahas cara memisahkan keyword informasional dan transaksional di Google Ads dengan cara yang praktis. Saya akan jelaskan bagaimana mengenali intent, bagaimana menyusun struktur kampanye, bagaimana menulis iklan yang sesuai, bagaimana memilih landing page, bagaimana mengatur bidding dan budget, sampai bagaimana memanfaatkan data search terms agar pemisahan ini makin tajam.

Memahami Perbedaan Intent Informasional dan Transaksional

Intent informasional adalah pencarian yang tujuannya mencari pengetahuan, memahami konsep, atau mencari panduan. Orang belum tentu ingin beli sekarang.

Ciri umum keyword informasional

• mengandung kata seperti apa itu, cara, tutorial, panduan, tips, contoh
• fokus pada definisi atau proses
• sering berupa pertanyaan
• biasanya berada di tahap awareness atau consideration awal

Contoh

• apa itu google ads
• cara kerja seo
• tutorial pasang iklan google
• tips membuat landing page

Intent transaksional adalah pencarian yang menunjukkan niat membeli, menghubungi, atau memilih vendor. Orang sudah lebih dekat keputusan.

Ciri umum keyword transaksional

• mengandung kata seperti jasa, harga, paket, vendor, agency, konsultan, sewa, beli, order, promo
• menyebut lokasi atau spesifikasi layanan
• sering menunjukkan urgensi seperti cepat, terdekat, ready
• berada di tahap keputusan

Contoh

• jasa google ads
• biaya jasa seo bulanan
• agency google ads jakarta
• sewa bus pariwisata jakarta

Secara sederhana, keyword informasional adalah orang yang ingin mengerti. Keyword transaksional adalah orang yang ingin bertindak.

Kenapa Mencampur Kedua Jenis Keyword Bisa Membuat Biaya Boros

Ada beberapa efek negatif jika anda mencampur.

Pertama, conversion rate menjadi tidak stabil. Informasional biasanya conversion rate lebih rendah. Jika digabung, rata rata conversion rate turun dan biaya per konversi naik.

Kedua, iklan dan landing page jadi generik. Anda tidak bisa menulis iklan yang benar benar sesuai untuk dua intent sekaligus. Akhirnya pesan menjadi setengah setengah.

Ketiga, smart bidding sulit belajar. Algoritma membutuhkan sinyal yang konsisten. Jika intent bercampur, sinyal konversi tidak jelas, sehingga bidding bisa salah sasaran.

Keempat, search terms melebar. Keyword informasional sering membuka pintu ke query tutorial, kursus, dan hal lain yang tidak menghasilkan transaksi.

Kelima, kualitas lead menurun. Jika anda memaksa orang informasional untuk mengisi form, anda akan mendapatkan lead yang banyak tanya tetapi belum siap.

Pemisahan membuat anda bisa mengatur tiap jenis intent dengan cara yang sesuai.

Kapan Keyword Informasional Tetap Perlu Dipakai di Google Ads

Banyak orang setelah memahami hal ini langsung ingin mematikan semua keyword informasional. Tidak selalu tepat.

Keyword informasional masih berguna jika

• anda punya anggaran untuk membangun awareness
• anda menjual produk atau jasa yang butuh edukasi sebelum beli
• anda ingin membangun remarketing yang kuat
• anda ingin mengisi top funnel untuk siklus closing panjang B2B
• anda punya konten edukasi yang bagus dan bisa mengarahkan ke konsultasi

Namun jika budget anda terbatas dan target utama anda adalah lead cepat, porsi keyword informasional harus kecil atau bahkan dikeluarkan dari search campaign, lalu dialihkan ke SEO dan konten organik.

Intinya, keyword informasional harus punya tujuan yang jelas, bukan sekadar menambah traffic.

Cara Mengidentifikasi Keyword Informasional dan Transaksional dengan Cepat

Agar tidak bingung, saya biasanya pakai metode label berdasarkan modifier.

Label informasional jika mengandung

• apa itu
• cara
• tutorial
• panduan
• tips
• contoh
• fungsi
• pengertian
• strategi umum tanpa kata jasa atau harga

Label transaksional jika mengandung

• jasa
• harga
• biaya
• paket
• vendor
• agency
• konsultan
• sewa
• beli
• order
• promo
• terdekat
• lokasi kota atau area
• bulanan, retainer, kontrak

Ada juga keyword campuran yang perlu keputusan khusus.

Contoh

• cara memilih jasa seo
Ini mengandung kata cara, tetapi juga mengarah ke pemilihan vendor. Ini biasanya intent evaluasi, bukan murni informasional. Keyword seperti ini bisa masuk kelompok middle funnel.

Untuk memudahkan, anda bisa membuat tiga kelompok

• informasional
• evaluasi
• transaksional

Kelompok evaluasi adalah jembatan. Ia sering menghasilkan lead lebih baik daripada informasional murni, namun tidak secepat transaksional.

Struktur Kampanye yang Paling Rapi untuk Memisahkan Intent

Ada beberapa model struktur. Saya akan jelaskan yang paling mudah diterapkan.

Model 1 Dua Kampanye Terpisah

Campaign Transaksional
berisi keyword transaksi
budget utama
fokus konversi

Campaign Informasional
berisi keyword edukasi
budget kecil
fokus micro conversion atau remarketing

Keunggulan model ini
paling sederhana dan paling cepat membuat performa lebih stabil.

Model 2 Tiga Kampanye Berdasarkan Funnel

Campaign Bottom Funnel Transaksional
keyword jasa, harga, paket, vendor

Campaign Middle Funnel Evaluasi
keyword perbandingan, terbaik, review, cara memilih

Campaign Top Funnel Informasional
keyword apa itu, tutorial, panduan

Keunggulan model ini
lebih presisi dan cocok untuk B2B atau produk yang butuh edukasi.

Model 3 Pisah Berdasarkan Layanan, Lalu Pisah Intent di Dalamnya

Campaign Jasa SEO Transaksional
Campaign Jasa SEO Informasional

Campaign Jasa Google Ads Transaksional
Campaign Jasa Google Ads Informasional

Keunggulan model ini
cocok jika anda punya beberapa layanan besar dan ingin kontrol ketat.

Untuk banyak bisnis jasa, model 2 atau model 3 adalah yang paling sehat. Jika anda ingin mulai cepat, model 1 dulu, lalu berkembang.

Mengatur Budget Agar Tidak Bocor ke Keyword Informasional

Ini bagian penting. Pemisahan saja tidak cukup jika budget masih terbalik.

Prinsip saya

• 70 sampai 90 persen budget untuk transaksional jika tujuan anda lead cepat
• 10 sampai 30 persen untuk evaluasi dan informasional tergantung kebutuhan

Jika budget sangat terbatas, anda bisa fokus 100 persen pada transaksional, lalu gunakan SEO untuk informasional.

Untuk informasional yang tetap anda jalankan, pastikan anda membatasi

• daily budget
• bid atau target CPA
• jadwal tayang jika perlu
• match type yang aman

Dengan pembatasan ini, anda memanfaatkan keyword informasional tanpa mengorbankan hasil utama.

Menyesuaikan Strategi Bidding Berdasarkan Intent

Intent berbeda sebaiknya punya strategi bidding berbeda.

Untuk transaksional
anda bisa memakai maximize conversions atau target CPA jika data cukup, karena sinyal konversi lebih jelas.

Untuk evaluasi
bisa memakai maximize conversions dengan budget lebih kecil atau manual CPC pada fase awal.

Untuk informasional
sering lebih baik menggunakan manual CPC atau maximize clicks dengan batasan CPC, lalu optimasi ke micro conversion seperti klik WhatsApp, scroll, atau view halaman pricing, tergantung tujuan anda.

Namun anda harus hati hati dengan micro conversion. Jika micro conversion terlalu mudah, algoritma akan mengejar itu dan meninggalkan lead berkualitas.

Untuk bisnis jasa, saya biasanya memakai

• transaksional fokus lead utama
• informasional fokus remarketing dan engagement yang masuk akal, misalnya view halaman layanan atau klik tombol konsultasi

Menulis Iklan yang Sesuai untuk Keyword Transaksional

Iklan transaksional harus langsung menjawab pertanyaan utama pembeli

• apa layanan anda
• siapa targetnya
• apa manfaatnya
• kenapa harus anda
• apa langkah berikutnya

Pesan yang biasanya efektif

• sebutkan layanan dan hasil yang dituju
• sebutkan proses atau sistem kerja
• sebutkan bukti sosial jika ada
• sebutkan paket atau range jika memungkinkan
• CTA jelas seperti konsultasi, audit, request proposal

Jika keyword mengandung harga, iklan sebaiknya menyebut paket atau transparansi biaya, bukan hanya ajakan konsultasi.

Menulis Iklan yang Sesuai untuk Keyword Informasional

Untuk informasional, jangan memaksa orang langsung beli. Jika anda memaksa, CTR mungkin ada, tapi conversion rate akan rendah.

Yang saya lakukan

• tawarkan jawaban yang jelas
• gunakan CTA yang sesuai seperti baca panduan, lihat checklist, pelajari strategi
• arahkan ke konten edukasi yang relevan
• pasang remarketing untuk mendorong tahap berikutnya

Tujuannya adalah memanaskan audiens dan membangun trust.

Memilih Landing Page yang Tepat untuk Masing Masing Intent

Ini kesalahan yang paling sering terjadi. Keyword informasional diarahkan ke landing page jualan, atau keyword transaksional diarahkan ke artikel edukasi.

Untuk transaksional
gunakan landing page layanan atau halaman produk yang fokus pada konversi

Untuk evaluasi
bisa menggunakan halaman studi kasus, perbandingan, atau landing page yang menjelaskan proses plus bukti

Untuk informasional
gunakan artikel edukasi yang jelas dan terstruktur, lalu arahkan internal CTA ke layanan atau konsultasi

Jika anda memaksakan landing page yang tidak sesuai intent, biaya naik karena pengalaman pengguna buruk.

Menggunakan Negative Keyword untuk Mengunci Pemisahan Intent

Negative keyword membantu memastikan campaign transaksional tidak menyerap query informasional, dan sebaliknya.

Contoh negative untuk campaign transaksional
apa itu
cara
tutorial
belajar
kursus
training
materi

Contoh negative untuk campaign informasional
jasa
harga
biaya
paket
vendor
agency
konsultan
sewa
beli

Dengan cara ini, query tidak bercampur. Namun anda perlu mengecek search terms agar tidak terjadi pemblokiran yang tidak sengaja.

Untuk beberapa keyword evaluasi seperti cara memilih jasa, anda bisa memasukkannya ke campaign evaluasi agar tidak hilang.

Mengolah Search Terms untuk Menjaga Pemisahan Tetap Rapi

Setelah struktur dibuat, anda harus merawatnya.

Workflow yang saya sarankan

• setiap minggu buka search terms untuk campaign transaksional
• cari query informasional yang bocor, tambahkan negative
• setiap minggu buka search terms untuk campaign informasional
• cari query transaksi yang bocor, tambahkan negative atau pindahkan ke campaign transaksional
• ambil query evaluasi yang bagus, jadikan keyword baru di campaign evaluasi
• ambil query transaksi yang konversi, kunci dengan exact match

Dengan workflow ini, pemisahan makin tajam seiring waktu.

Mengukur Keberhasilan Pemisahan Keyword Informasional dan Transaksional

Anda perlu metrik yang tepat.

Untuk transaksional
• biaya per lead
• conversion rate
• kualitas lead
• nilai order jika ada

Untuk informasional
• biaya per engagement yang anda pilih
• view halaman layanan setelah membaca konten
• assisted conversions melalui remarketing
• pertumbuhan audience untuk remarketing

Jika anda mengukur informasional dengan metrik lead utama, anda akan menganggapnya gagal. Padahal fungsinya berbeda.

Kesalahan Umum Saat Memisahkan Keyword yang Membuat Hasil Tidak Membaik

Beberapa kesalahan yang sering terjadi

• memindahkan keyword tapi tidak mengganti landing page
• memasukkan terlalu banyak micro conversion sehingga algoritma salah arah
• memberi budget terlalu besar untuk informasional
• tidak memasang negative keyword silang antar campaign
• tidak merawat search terms report
• tidak menyediakan konten edukasi yang benar benar membantu

Pemisahan intent harus disertai dengan pesan dan halaman yang sesuai, bukan sekadar memindahkan keyword.

Baca juga: Cara Membuat List Negative Keyword Yang Terstruktur.

Aksi Praktis yang Bisa Anda Terapkan Hari Ini

Jika anda ingin mulai memisahkan keyword informasional dan transaksional, lakukan ini

  1. Export daftar keyword anda
  2. Beri label informasional, evaluasi, transaksional berdasarkan modifier
  3. Buat minimal dua campaign
    transaksional dan informasional
    jika memungkinkan buat tiga termasuk evaluasi
  4. Pindahkan keyword sesuai label
  5. Buat negative keyword silang agar query tidak bercampur
  6. Pastikan landing page sesuai intent
  7. Alokasikan budget mayoritas untuk transaksional
  8. Review search terms setelah 3 sampai 7 hari untuk merapikan kebocoran

Jika anda ingin pemisahan ini dilakukan dengan struktur yang rapi dan hasil yang lebih stabil, anda bisa menggunakan layanan Jasa Google Ads dari Murtafi Digital di layanan jasa google ads. Fokusnya adalah membuat iklan tidak salah sasaran, memisahkan intent dengan jelas, dan mengoptimalkan biaya agar lead yang masuk lebih berkualitas.

error: Content is protected !!