Perbedaan MCC Dan Akun Standar Saat Pakai Jasa Google Ads
Perbedaan MCC Dan Akun Standar Saat Pakai Jasa Google Ads. Saat anda memakai jasa Google Ads, salah satu keputusan yang sering dianggap sepele tetapi dampaknya besar adalah model akses akun. Banyak pemilik bisnis hanya ingin iklannya jalan, lalu menyerahkan semuanya ke penyedia jasa. Padahal, cara agency mengelola akun bisa menentukan apakah data iklan anda aman, apakah billing transparan, apakah anda bisa pindah vendor tanpa mulai dari nol, dan apakah anda tetap punya kontrol penuh terhadap aset yang anda biayai.
Di dunia Google Ads, ada dua istilah yang paling sering muncul ketika anda mulai bekerja dengan agency atau freelancer, yaitu MCC dan akun standar. Keduanya bukan sekadar istilah teknis. Keduanya adalah struktur kepemilikan dan manajemen yang memengaruhi keamanan, transparansi, dan keberlanjutan.
Artikel ini saya susun untuk membantu anda memahami perbedaan MCC dan akun standar saat memakai jasa Google Ads, termasuk cara kerja masing masing, kelebihan kekurangan, risiko yang perlu diantisipasi, dan skenario terbaik untuk bisnis di Indonesia. Dengan memahami ini, anda bisa memilih model kerja sama yang lebih aman dan lebih profesional sejak hari pertama.
Definisi Singkat MCC Dan Akun Standar
Akun standar adalah akun Google Ads biasa yang dipakai untuk menjalankan iklan bisnis anda. Di dalamnya ada campaign, ad group, keyword, iklan, conversion, audience, dan semua pengaturan iklan.
MCC adalah akun pengelola. MCC sering juga disebut manager account. MCC tidak menayangkan iklan secara langsung. MCC berfungsi sebagai pusat kendali untuk mengelola banyak akun Google Ads sekaligus. Agency biasanya memakai MCC untuk mengelola akun klien secara efisien. Dari MCC, mereka bisa berpindah antar akun klien tanpa harus login ulang, mengatur akses tim, melihat laporan lintas akun, dan dalam beberapa kondisi mengatur billing setup tertentu jika mereka memang berperan sebagai pihak yang membayar.
Perbedaan fundamentalnya sederhana
Akun standar adalah tempat iklan anda berjalan
MCC adalah tempat untuk mengelola banyak akun standar
Dari definisi ini saja sudah terlihat bahwa MCC bukan pengganti akun standar. MCC adalah lapisan manajemen di atas akun standar.
Kenapa Topik Ini Penting Saat Anda Memakai Jasa Google Ads
Banyak bisnis kecewa bukan karena hasil iklan jelek, tetapi karena struktur kerja samanya membuat bisnis kehilangan kontrol.
Masalah yang sering terjadi
Akun dibuat oleh agency dan bisnis tidak punya akses admin
Ketika kerja sama berhenti, bisnis kehilangan histori data
Billing tidak transparan karena pembayaran melewati pihak ketiga
Aset iklan dan tracking tidak jelas kepemilikannya
Proses audit sulit karena akses dibatasi
Semua ini sangat berkaitan dengan bagaimana akun standar anda dikelola dan bagaimana MCC digunakan.
Jika anda paham perbedaan MCC dan akun standar, anda bisa membuat keputusan yang melindungi bisnis anda tanpa mengganggu kelancaran kerja agency.
Cara Kerja MCC Dalam Pengelolaan Iklan
Bayangkan MCC seperti dashboard pusat. Agency login ke MCC, lalu dari situ mereka bisa mengakses akun akun klien yang terhubung. Setiap akun klien tetap akun standar yang berdiri sendiri.
Manfaat MCC bagi agency
Efisiensi operasional
Mudah berpindah akun klien
Mudah mengatur akses tim internal agency
Mudah membuat laporan lintas akun
Manfaat MCC bagi bisnis
Akses agency bisa dicabut dengan mudah
Anda bisa mengundang atau menghapus MCC tanpa harus mengubah kepemilikan akun
Jejak kerja lebih rapi karena agency bekerja lewat struktur yang jelas
Namun, MCC juga bisa dipakai dengan cara yang tidak ideal jika agency membuat akun standar di bawah MCC mereka lalu tidak memberi bisnis akses yang memadai. Ini bukan masalah MCC nya, tetapi masalah model kepemilikan akun.
Cara Kerja Akun Standar Dalam Kerja Sama Dengan Agency
Akun standar adalah akun utama anda. Ini sebaiknya dibuat oleh bisnis menggunakan email perusahaan atau email owner, lalu bisnis menjadi admin utama.
Setelah itu, agency diundang untuk mengelola.
Ada dua cara undang
Undang email individu staf agency
Undang MCC agency sebagai manager
Untuk kerja sama jangka panjang yang rapi, undang MCC agency biasanya lebih baik daripada undang email individu, karena akses lebih terstruktur. Tapi sekali lagi, kepemilikan akun standar tetap harus di tangan bisnis.
Perbedaan MCC Dan Akun Standar Dari Sisi Kepemilikan
Ini poin paling krusial.
Jika akun standar dibuat dan dimiliki bisnis
Anda punya kontrol penuh
Anda punya akses admin
Billing bisa anda kelola
Data historis tetap milik anda
Anda bisa ganti agency kapan saja dengan memutus akses MCC
Jika akun standar dibuat dan dimiliki agency
Anda bergantung pada agency untuk akses
Billing bisa jadi tidak transparan
Ketika berhenti, anda bisa kehilangan data dan struktur kampanye
Anda sulit melakukan audit mandiri
Karena itu, MCC seharusnya dipakai untuk akses manajemen, bukan untuk memindahkan kepemilikan aset ke pihak lain.
Perbedaan MCC Dan Akun Standar Dari Sisi Akses Dan Keamanan
Akun standar memiliki daftar user yang bisa diberi peran admin, standard, read only, dan seterusnya.
MCC juga punya daftar user, tetapi akses MCC dapat diwariskan ke akun standar yang dikelolanya sesuai hak manager yang diberikan.
Skenario aman
Bisnis adalah admin di akun standar
Agency masuk sebagai manager melalui MCC dengan hak standard manager
Billing dikontrol bisnis
Tracking dan aset penting tetap di bawah kontrol bisnis
Skenario berisiko
Agency menjadi admin satu satunya
Bisnis hanya diberi akses read only atau tidak diberi akses
Billing dipegang agency
Tidak ada admin cadangan dari sisi bisnis
Jika anda ingin aman, buat minimal dua admin dari sisi bisnis di akun standar. Ini mencegah anda terkunci jika satu email bermasalah.
Perbedaan MCC Dan Akun Standar Dari Sisi Billing
Billing adalah area sensitif. MCC dapat terlibat dalam pengaturan penagihan tertentu jika agency memakai model paying manager atau billing setup yang membuat agency menjadi pihak yang membayar lalu menagih ke klien. Ini biasanya terjadi pada skema tertentu.
Untuk banyak bisnis, model paling aman adalah
Metode pembayaran dan billing tetap di akun standar milik bisnis
Agency tidak mengubah metode pembayaran
Agency fokus pada optimasi kampanye
Dengan model ini, MCC hanya berperan sebagai manajemen akses dan laporan, bukan sebagai pemegang kendali biaya.
Jika agency ingin mengurus billing, pastikan ada SOP tertulis tentang transparansi, bukti biaya iklan, dan pemisahan biaya iklan dan fee jasa. Jika tidak ada SOP, risiko konflik akan tinggi.
Perbedaan MCC Dan Akun Standar Dari Sisi Pelaporan
MCC unggul untuk pelaporan lintas akun. Ini berguna bagi agency, terutama jika mereka mengelola banyak klien atau banyak akun dalam satu bisnis.
Contoh manfaat pelaporan MCC untuk bisnis yang punya banyak cabang
Anda bisa punya satu MCC internal bisnis untuk mengelola banyak akun cabang
Anda bisa melihat performa gabungan dan performa per cabang
Namun, pelaporan MCC tidak menggantikan kebutuhan laporan detail di akun standar. Keputusan optimasi tetap harus melihat data di level campaign, ad group, dan search terms di akun standar.
Perbedaan MCC Dan Akun Standar Dari Sisi Struktur Dan Asset
Aset seperti audience list, conversion actions, dan beberapa setelan berada di tingkat akun standar. MCC bisa membantu mengelola beberapa hal lintas akun melalui fitur tertentu, tetapi banyak aset inti tetap ada di akun standar.
Implikasinya
Jika anda kehilangan akses akun standar, anda kehilangan akses aset inti
Jika anda hanya memutus MCC, akun standar tetap aman selama bisnis adalah pemiliknya
Karena itu, fokus anda harus menjaga kepemilikan akun standar tetap di tangan bisnis.
Kapan MCC Sangat Dianjurkan
MCC sangat dianjurkan dalam kondisi ini
Agency mengelola akun anda dan ingin workflow yang rapi
Bisnis anda punya banyak akun untuk banyak cabang atau banyak brand
Anda ingin kontrol akses yang mudah dicabut tanpa drama
Anda ingin manajemen user yang lebih terstruktur di sisi agency
MCC adalah cara profesional untuk mengelola, selama akun standar tetap milik bisnis.
Kapan Akun Standar Tanpa MCC Masih Bisa
Akun standar tanpa MCC bisa saja berjalan jika
Anda bekerja dengan freelancer tunggal
Skala akun masih kecil
Anda mengundang email freelancer langsung
Namun, tetap ada risiko manajemen ketika freelancer berganti atau ketika anda ingin menambah tim. MCC biasanya lebih rapi untuk jangka panjang.
Risiko Umum Yang Perlu Anda Antisipasi
Ada beberapa risiko yang sering muncul ketika bisnis tidak paham konsep ini.
Akun anda dibuat di bawah agency dan anda tidak punya admin
Ini risiko terbesar. Anda bisa kehilangan data.
Agency meminta akses admin tanpa alasan yang jelas
Banyak pekerjaan bisa dilakukan dengan akses standard.
Billing dipegang agency tanpa transparansi
Anda sulit memastikan biaya iklan yang sebenarnya.
Agency menggabungkan akun beberapa klien dalam struktur yang tidak jelas
Ini bisa menyulitkan audit dan kepemilikan.
Semua risiko ini bisa dicegah dengan SOP akses sejak awal.
Template SOP Aman Saat Bekerja Dengan Agency
Berikut SOP yang bisa anda pakai.
Buat akun Google Ads menggunakan email bisnis atau owner
Tambahkan minimal dua admin dari sisi bisnis
Undang MCC agency sebagai manager dengan akses standard
Tetapkan billing dan metode pembayaran milik bisnis
Batasi akses billing hanya untuk finance dan owner
Pastikan semua conversion dan tracking dibuat dengan dokumentasi
Minta laporan struktur kampanye dan perubahan besar setiap bulan
Siapkan prosedur offboarding untuk mencabut akses MCC dan user agency
Dengan SOP ini, MCC menjadi alat kerja yang membantu, bukan alat yang membuat anda kehilangan kontrol.
Bagaimana Memastikan Agency Profesional Dalam Penggunaan MCC
Ada beberapa tanda agency menggunakan MCC secara profesional.
Mereka meminta akses melalui MCC resmi agency, bukan email pribadi staf
Mereka meminta bisnis tetap menjadi admin utama
Mereka tidak keberatan jika billing dikontrol bisnis
Mereka menjelaskan struktur kerja dan pelaporan
Mereka punya dokumentasi perubahan dan SOP keamanan
Jika agency menolak memberi bisnis akses admin atau menolak transparansi billing, itu sinyal risiko. Bukan berarti pasti buruk, tetapi anda harus lebih hati hati.
Contoh Skenario Yang Sering Terjadi Dan Solusi
Skenario 1 agency sudah membuat akun untuk anda
Solusi paling aman adalah minta akses admin penuh dan minta akun dipindahkan kepemilikannya, atau buat akun baru milik bisnis lalu migrasi struktur kampanye secara bertahap.
Skenario 2 bisnis sudah punya akun tetapi agency minta semua akses
Solusi berikan akses melalui MCC dengan level yang sesuai, bukan menyerahkan admin tunggal.
Skenario 3 bisnis punya banyak cabang
Solusi buat MCC internal bisnis, lalu tiap cabang punya akun standar sendiri. Agency bisa diundang ke MCC internal atau ke akun akun yang relevan.
Ringkasan Perbedaan Dalam Bentuk Yang Mudah Diingat
MCC adalah dashboard pengelola banyak akun
Akun standar adalah tempat iklan berjalan
MCC memudahkan agency mengelola banyak akun
Akun standar menyimpan semua data dan aset inti kampanye
MCC aman jika akun standar dimiliki bisnis
Risiko besar muncul jika akun standar dimiliki agency dan bisnis tidak pegang admin
MCC membantu pencabutan akses lebih cepat
Akun standar menentukan kepemilikan histori data.
Baca juga: Pengaturan Akses Akun Dan Keamanan Untuk Kerja Dengan Agency.
Jika Anda Ingin Kerja Sama Jasa Google Ads Yang Lebih Aman Dan Transparan
Memahami perbedaan MCC dan akun standar membuat anda lebih siap bekerja dengan agency tanpa kehilangan kontrol. Anda bisa menjaga kepemilikan aset, memastikan billing transparan, dan tetap punya opsi untuk pindah vendor tanpa membangun ulang dari nol.
Jika anda ingin saya bantu meninjau struktur akses akun anda, memastikan kepemilikan akun standar aman, menyusun SOP onboarding dan offboarding agency, serta merapikan struktur kampanye agar mudah dipantau, saya bisa bantu lewat layanan pengelolaan Google Ads. Fokus saya adalah membuat sistem iklan yang stabil, transparan, dan aman untuk jangka panjang sehingga bisnis anda bisa tumbuh tanpa ketergantungan yang berisiko.