Struktur Campaign Berdasarkan Produk Biar Tidak Boros Budget
Struktur Campaign Berdasarkan Produk Biar Tidak Boros Budget. Kalau anda pernah merasa budget Google Ads cepat habis tetapi penjualan tidak ikut naik, besar kemungkinan masalahnya bukan di iklannya saja. Penyebab yang paling sering saya temui justru ada pada struktur campaign yang terlalu campur aduk. Produk margin tinggi disatukan dengan produk margin tipis. Produk yang fast moving digabung dengan produk yang jarang dicari. Kata kunci untuk produk premium dicampur dengan produk entry level. Akhirnya algoritma kesulitan mengalokasikan budget secara sehat, data sulit dibaca, dan anda tidak punya kontrol yang cukup untuk menghentikan kebocoran.
Struktur campaign berdasarkan produk adalah salah satu cara paling efektif untuk menghentikan pemborosan. Tujuannya sederhana. Anda ingin setiap rupiah budget diarahkan ke produk yang tepat, dengan target biaya yang sesuai, dan dengan landing page yang paling relevan. Ketika struktur rapi, anda bisa menentukan prioritas, mengukur profit dengan jelas, dan menghindari situasi kampanye bagus menutup kampanye buruk. Anda juga lebih cepat menemukan produk mana yang harus di scale dan produk mana yang harus dibatasi.
Di artikel ini saya akan jelaskan cara menyusun struktur campaign berdasarkan produk dengan logika praktis yang dipakai profesional jasa Google ads. Anda akan belajar kapan perlu memisahkan campaign, bagaimana mengelompokkan produk, cara mengatur budget agar tidak saling makan, strategi keyword dan negative keyword, cara menghindari overlap, sampai rutinitas optimasi yang membuat biaya iklan lebih stabil.
Kenapa Struktur Berdasarkan Produk Bisa Menghemat Budget
Google Ads pada dasarnya bekerja dengan sinyal. Sinyal yang paling penting bagi bisnis adalah konversi yang berkualitas dan nilai konversi. Ketika anda mencampur banyak produk dalam satu campaign tanpa pengaturan yang jelas, sinyalnya jadi kabur.
Masalah yang paling sering terjadi saat semua produk digabung.
Produk dengan CTR tinggi menyerap budget meski profit rendah
Algoritma cenderung suka yang mudah mendapat klik dan konversi. Tetapi klik mudah belum tentu untung. Produk murah sering menarik klik banyak tetapi margin tipis.
Produk premium kalah slot karena volume lebih kecil
Produk premium biasanya volume pencarian lebih rendah dan conversion rate bisa lebih kecil di awal. Kalau dicampur, produk premium sering kalah karena budget habis duluan di produk populer.
Sulit mengatur target CPA atau target ROAS
Setiap produk punya target biaya yang berbeda. Kalau semuanya disatukan, anda akan memilih satu target yang kompromi. Kompromi ini sering membuat beberapa produk rugi diam diam.
Data laporan jadi tidak bisa ditindaklanjuti
Anda melihat angka rata rata, padahal di bawahnya ada produk yang profit dan ada produk yang boncos. Karena struktur campur, anda terlambat menyadarinya.
Dengan pemisahan berdasarkan produk, anda bisa memberi ruang bagi produk yang perlu berkembang, menahan produk yang rawan boros, dan menjaga profit tetap sehat.
Kapan Anda Harus Memisahkan Campaign Berdasarkan Produk
Tidak semua bisnis harus memecah campaign menjadi puluhan bagian. Kalau terlalu banyak pemisahan, data jadi tipis dan algoritma sulit belajar. Kuncinya adalah pemisahan yang logis.
Pisahkan campaign berdasarkan produk jika memenuhi satu atau lebih kondisi berikut.
Margin berbeda jauh
Produk A margin tinggi, Produk B margin rendah. Target biaya iklan yang boleh anda bayar berbeda. Pemisahan memberi kontrol.
Harga produk berbeda jauh
Produk premium dan entry level biasanya punya audiens dan pesan iklan berbeda. Jika dicampur, iklan jadi generik dan biaya naik.
Volume pencarian dan demand berbeda
Produk fast moving harus punya ruang budget sendiri. Produk slow moving juga butuh perlakuan khusus agar tetap muncul tanpa menghabiskan budget.
Musim dan tren berbeda
Produk musiman sebaiknya terpisah agar bisa dinaikkan budget saat musimnya tiba dan diturunkan saat sepi.
Tujuan konversi berbeda
Ada produk yang tujuannya penjualan langsung, ada yang tujuannya lead untuk konsultasi. Bidding strategy dan tracking bisa berbeda.
Landing page berbeda
Jika produk mengarah ke halaman berbeda dengan pesan berbeda, pemisahan campaign memudahkan relevansi.
Jika kondisi anda tidak terlalu berbeda, anda bisa mulai dari pemisahan level kategori terlebih dahulu. Setelah data menunjukkan kebutuhan pemisahan lebih detail, baru dipecah lagi.
Cara Berpikir Profesional Saat Mengelompokkan Produk
Sebelum masuk ke dashboard, profesional biasanya membuat peta produk dulu. Ini langkah yang menghemat banyak waktu dan mencegah struktur asal jadi.
Kelompokkan produk berdasarkan tiga dimensi.
Dimensi profit
Margin tinggi
Margin sedang
Margin rendah
Dimensi demand
Pencarian tinggi
Pencarian sedang
Pencarian rendah
Dimensi perilaku pembelian
Pembelian cepat
Pembelian butuh pertimbangan
Pembelian butuh konsultasi
Dari tiga dimensi ini, anda akan menemukan kelompok produk yang ideal dijadikan campaign terpisah. Misalnya produk margin tinggi dan demand tinggi layak jadi campaign prioritas. Produk margin rendah tetapi demand tinggi harus dijaga ketat agar tidak membakar uang. Produk margin tinggi tetapi demand rendah butuh strategi untuk tetap tampil dengan biaya terkendali.
Struktur Campaign Yang Paling Aman Untuk Memulai
Kalau anda baru merapikan akun atau baru mulai Google Ads, saya sarankan struktur bertahap.
Tahap awal yang aman.
Campaign Brand
Untuk keyword brand toko atau brand produk anda. Ini biasanya efisien dan membantu menjaga penjualan dari orang yang sudah kenal.
Campaign Non Brand Kategori Utama
Pisahkan berdasarkan kategori produk utama, bukan langsung per SKU. Contoh sepatu lari, sepatu futsal, sepatu casual.
Campaign Produk Unggulan
Produk yang profit tinggi atau produk yang anda ingin dorong, buat campaign khusus agar budgetnya tidak disedot kategori lain.
Campaign Clearance atau Promo
Produk diskon atau clearance sering menarik klik tetapi bisa menurunkan profit. Buat terpisah agar anda bisa kontrol ketat.
Dengan struktur ini, anda sudah punya kontrol yang cukup tanpa membuat akun terlalu rumit.
Struktur Untuk E Commerce Dengan Banyak Kategori Produk
Jika anda punya banyak kategori, struktur yang rapi bisa seperti ini.
Campaign per kategori besar
Misalnya elektronik, fashion, home living
Di dalam kategori besar, buat campaign per subkategori yang margin dan demandnya berbeda
Misalnya elektronik dipisah lagi menjadi smartphone, laptop, aksesoris
Jika ada produk hero atau best seller, buat campaign khusus
Produk hero sering butuh budget stabil karena efeknya besar ke revenue
Kuncinya adalah memulai dari pemisahan besar dulu. Setelah data terkumpul, baru anda pecah berdasarkan subkategori yang benar benar butuh kontrol.
Struktur Untuk Produk Premium Dan Produk Entry Level
Produk premium dan entry level sebaiknya dipisah, terutama pada search.
Kenapa harus dipisah.
Keyword premium sering memuat kata seperti premium, original, high end, terbaik, profesional. Audiensnya ingin kualitas.
Keyword entry level sering memuat kata murah, harga, terjangkau, diskon. Audiensnya sensitif harga.
Jika anda gabungkan, iklan anda akan dilema. Menonjolkan premium bisa membuat entry level kalah. Menonjolkan murah bisa merusak persepsi premium.
Struktur yang lebih sehat.
Campaign Premium
Ad group berdasarkan tipe produk premium
Landing page premium dengan bukti kualitas
Campaign Entry Level
Ad group berdasarkan tipe produk entry
Landing page dengan fokus value dan promo
Dengan pemisahan, anda bisa mengatur target CPA berbeda dan menjaga positioning brand tetap konsisten.
Menentukan Ad Group Berdasarkan Produk Dengan Cara Yang Tidak Membuat Data Tipis
Banyak orang memecah ad group terlalu detail. Hasilnya tiap ad group tidak punya cukup klik untuk belajar.
Pendekatan yang sering stabil.
Gunakan ad group berbasis tema intent, bukan satu produk satu ad group.
Contoh toko furniture.
Ad group sofa minimalis
Berisi keyword sofa minimalis, sofa minimalis modern, sofa minimalis ruang tamu
Ad group meja makan
Berisi keyword meja makan minimalis, meja makan 4 kursi, meja makan kayu
Ad group lemari pakaian
Berisi keyword lemari pakaian minimalis, lemari sliding, lemari 2 pintu
Dengan cara ini, anda tetap fokus produk, tetapi datanya cukup untuk optimasi.
Jika anda punya produk hero yang ingin anda dorong, baru buat ad group khusus atau campaign khusus untuk produk tersebut.
Menghindari Overlap Keyword Antar Produk
Overlap adalah salah satu sumber pemborosan terbesar. Overlap terjadi ketika beberapa campaign menargetkan keyword yang sama atau sangat mirip sehingga mereka saling bersaing.
Tanda overlap.
CPC naik tanpa alasan jelas
Impression share berkurang karena anda sendiri yang bersaing
Search terms yang sama muncul di beberapa campaign
Cara mencegah overlap.
Pakai negative keyword lintas campaign
Jika campaign A fokus produk A, negatifkan keyword produk B di campaign A, dan sebaliknya.
Gunakan struktur yang jelas untuk keyword generik
Keyword generik seperti sepatu olahraga bisa terlalu luas. Tentukan apakah ini masuk kategori tertentu atau buat campaign khusus kategori generik yang terkontrol.
Gunakan match type secara terencana
Jika satu campaign pakai broad untuk kategori besar, pastikan campaign produk spesifik pakai exact phrase dan punya prioritas yang jelas. Lalu atur negative agar broad tidak memakan yang spesifik.
Overlap yang dikendalikan membuat budget lebih efisien karena iklan anda tidak saling sikut.
Mengatur Budget Per Produk Dengan Logika Profit
Banyak bisnis membagi budget rata. Ini sering tidak optimal. Budget seharusnya mengikuti prioritas profit dan strategi bisnis.
Pola pembagian budget yang sering efektif.
Produk margin tinggi dan demand tinggi
Budget besar dan stabil
Target lebih agresif karena peluang profit besar
Produk margin rendah dan demand tinggi
Budget terbatas dengan kontrol ketat
Gunakan target CPA yang ketat atau fokus ke upsell
Produk margin tinggi dan demand rendah
Budget cukup untuk menjaga visibility
Bisa uji keyword long tail yang lebih spesifik
Produk clearance atau promo
Budget terpisah dan fleksibel
Hanya dinaikkan jika stok cukup dan strategi promo jelas
Dengan pemisahan campaign, anda bisa menerapkan pembagian seperti ini tanpa pusing.
Menentukan Bidding Strategy Berdasarkan Kelompok Produk
Satu kesalahan umum adalah memakai satu bidding strategy untuk semua produk.
Pendekatan yang lebih aman.
Untuk campaign produk dengan data konversi cukup
Gunakan maximize conversions atau target CPA
Atau target ROAS jika value transaksi tercatat
Untuk campaign produk baru atau volume kecil
Mulai dari maximize clicks atau manual CPC untuk mengumpulkan data
Lalu transisi setelah data cukup
Untuk campaign brand
Biasanya lebih stabil dan efisien
Anda bisa gunakan bidding yang fokus konversi tetapi tetap jaga CPC agar tidak naik berlebihan
Jika anda ingin hemat budget, jangan memaksa target CPA terlalu rendah di awal. Algoritma bisa menurunkan volume drastis. Lebih baik naikkan kualitas sinyal dulu melalui relevansi, negative keyword, dan landing page.
Landing Page Produk Yang Tepat Agar Tidak Banyak Klik Sia Sia
Struktur campaign berbasis produk harus diikuti landing page yang sesuai. Jika tidak, klik jadi mahal karena relevansi turun.
Aturan sederhana.
Campaign kategori menuju halaman kategori yang rapi
Campaign produk hero menuju halaman produk atau landing page produk hero
Campaign promo menuju halaman promo yang jelas
Campaign premium menuju landing page premium dengan bukti kualitas
Pastikan halaman produk punya elemen yang memudahkan keputusan.
Foto jelas
Harga dan informasi penting langsung terlihat
Stok dan variasi jelas
Ongkir dan estimasi pengiriman jelas
Ulasan pembeli
CTA beli atau chat yang mudah
Landing page yang kuat menurunkan bounce dan meningkatkan conversion rate. Ini cara paling alami untuk menghemat budget karena setiap klik punya peluang lebih tinggi jadi transaksi.
Mengelola Search Terms Sebagai Rutinitas Wajib
Banyak pemborosan terjadi bukan karena strategi produk salah, tetapi karena search terms dibiarkan liar.
Rutinitas mingguan yang saya sarankan.
Cek search terms per campaign produk
Cari kueri yang tidak relevan dan tambah negative
Cari kueri yang relevan dan tambahkan sebagai keyword phrase exact
Kelompokkan negative keyword menjadi shared list per kategori produk
Contoh fashion negatifkan istilah elektronik jika sering muncul
Contoh elektronik negatifkan istilah fashion jika sering muncul
Buat aturan untuk kata kata yang sering menimbulkan klik sia sia
Misalnya tutorial, cara, gratis, bekas, lowongan, review jika tidak sesuai tujuan
Search terms yang bersih membuat biaya lebih stabil dan mencegah budget habis ke orang yang tidak berniat beli.
Mengelola Produk Stok Terbatas Agar Tidak Boros
Produk stok terbatas sering membuat pemborosan karena iklan tetap jalan saat stok hampir habis atau habis.
Solusi struktural.
Buat label atau kategori produk stok terbatas
Jalankan campaign terpisah dengan budget kecil
Pantau stok dan matikan cepat saat stok habis
Jika anda pakai feed dan shopping, pastikan stok sinkron
Jangan biarkan iklan tampil untuk produk out of stock
Ini kelihatan sederhana, tetapi sering jadi kebocoran besar.
Struktur Untuk Shopping Dan Performance Max Berdasarkan Produk
Jika anda menjalankan Shopping atau Performance Max, struktur berbasis produk tetap penting.
Pendekatan yang sering efektif.
Pisahkan berdasarkan kategori margin
Campaign untuk margin tinggi
Campaign untuk margin rendah
Pisahkan berdasarkan brand atau subbrand jika anda menjual banyak brand
Agar budget tidak habis di brand yang mudah laku tetapi margin kecil
Pisahkan produk hero
Agar produk hero punya ruang budget dan sinyal yang lebih fokus
Pastikan feed rapi
Judul produk jelas
Atribut lengkap
Kategori benar
Gambar berkualitas
Harga dan promo akurat
Untuk PMax, pemisahan yang rapi membantu anda membaca performa per kelompok produk, bukan hanya angka campur.
Cara Membaca Laporan Agar Anda Tahu Produk Mana Yang Membakar Budget
Struktur berbasis produk membantu anda membaca laporan dengan jelas. Tetapi anda juga perlu tahu metrik apa yang dilihat.
Metrik utama untuk e commerce.
ROAS
Margin
CPA per transaksi
Conversion rate
Average order value
Metrik utama untuk bisnis lead berbasis produk.
Cost per lead
Lead to sale rate jika ada data
Nilai rata rata deal
Jika anda tidak punya data margin, minimal anda harus tahu produk mana yang memberi kontribusi profit lebih besar. Tanpa itu, anda mudah tertipu oleh kampanye yang ramai transaksi tetapi profit tipis.
Teknik Praktis Menyelamatkan Budget Saat Produk Campur Dalam Satu Situs
Ada kasus di mana situs anda memuat banyak produk, tetapi landing page belum siap atau kategori belum rapi. Anda tetap bisa menghemat budget dengan teknik ini.
Gunakan campaign kategori besar dulu
Fokuskan keyword yang paling jelas intent belinya
Tambahkan negative untuk kategori lain yang sering muncul
Buat ad group yang lebih ketat
Agar iklan relevan dan CTR naik
Gunakan sitelink untuk mengarahkan ke kategori spesifik
Ini membantu pengguna menemukan produk yang tepat tanpa membuat mereka tersesat
Setelah situs rapi, baru pecah campaign lebih detail.
Kesalahan Umum Saat Memisahkan Campaign Berdasarkan Produk
Ada beberapa kesalahan yang justru membuat hasil makin buruk.
Memecah terlalu detail sampai data tipis
Jika tiap campaign hanya dapat sedikit klik, algoritma sulit belajar dan biaya bisa naik.
Tidak mengontrol overlap
Campaign saling bersaing sehingga CPC naik.
Mencampur produk dengan positioning berbeda dalam satu ad group
Iklan jadi generik dan CTR turun.
Menggunakan satu target CPA untuk semua produk
Produk margin tinggi harusnya bisa lebih fleksibel daripada margin rendah.
Tidak menyesuaikan landing page
Produk diiklankan tetapi landing page tidak sesuai, klik jadi sia sia.
Jika anda menghindari kesalahan ini, pemisahan produk biasanya cepat terasa manfaatnya.
Contoh Struktur Nyata Yang Bisa Anda Tiru
Saya berikan contoh yang bisa anda adaptasi untuk toko online yang menjual skincare.
Campaign Brand
Keyword brand toko dan brand produk utama
Campaign Non Brand Skincare Wajah
Ad group cleanser
Ad group toner
Ad group serum
Ad group moisturizer
Campaign Non Brand Skincare Tubuh
Ad group body lotion
Ad group body wash
Campaign Produk Hero Serum Vitamin C
Ad group serum vitamin c
Ad group vitamin c untuk flek
Campaign Promo Bundling
Ad group paket skincare
Ad group bundle glowing
Di struktur ini, produk hero punya budget sendiri. Promo punya budget sendiri. Kategori besar tetap rapi tanpa terlalu banyak campaign.
Contoh untuk toko elektronik.
Campaign Brand
Campaign Non Brand Smartphone
Campaign Non Brand Laptop
Campaign Aksesoris Margin Rendah
Campaign Produk Hero Laptop Gaming
Campaign Clearance
Dengan pemisahan ini, anda bisa mengunci budget aksesoris agar tidak mencuri budget laptop gaming yang margin tinggi.
Rutinitas Optimasi Agar Struktur Produk Tetap Hemat
Struktur yang rapi tetap butuh perawatan.
Rutinitas mingguan.
Cek search terms dan tambah negative
Cek produk yang boros dan turunkan bid atau pisahkan lebih ketat
Cek landing page untuk produk dengan conversion rate turun
Cek stok dan matikan iklan produk habis
Rutinitas bulanan.
Review pembagian budget berdasarkan profit
Review campaign yang layak di scale
Tambahkan campaign baru untuk produk yang mulai naik demand
Rapikan feed dan judul produk bila pakai Shopping
Stabilitas dan efisiensi biasanya datang dari kebiasaan ini, bukan dari satu kali setup.
Cara Menentukan Apakah Produk Layak Dibuat Campaign Sendiri
Tidak semua produk butuh campaign sendiri. Gunakan kriteria praktis ini.
Produk punya margin besar
Produk punya volume pencarian cukup
Produk punya landing page yang kuat
Produk adalah hero atau fokus strategi bisnis
Produk punya seasonal demand yang jelas
Jika produk memenuhi dua atau lebih kriteria, biasanya layak dibuat campaign khusus, minimal untuk pengujian.
Jika tidak, masukkan ke campaign kategori.
Menjadikan Struktur Produk Sebagai Sistem Skalabilitas
Saat bisnis anda bertumbuh, struktur berbasis produk membuat ekspansi lebih mudah.
Anda bisa menambah kategori baru tanpa mengganggu kategori lama
Anda bisa menaikkan budget produk tertentu tanpa membuat produk lain jatuh
Anda bisa menguji promo tanpa merusak baseline performance
Anda bisa membaca laporan profit per kelompok produk dengan cepat
Ini yang membuat pengelolaan terasa profesional. Bukan karena dashboard terlihat ramai, tetapi karena setiap komponen punya tujuan dan kontrolnya jelas.
Baca juga: Langkah Setup Akun Google Ads Dari Nol Bersama Profesional.
Jika Anda Ingin Struktur Campaign Produk Yang Rapi Dan Fokus Profit
Menghemat budget Google Ads tidak cukup dengan menurunkan bid atau mengganti iklan. Cara paling kuat untuk menghentikan pemborosan adalah membuat struktur campaign berdasarkan produk yang selaras dengan margin, demand, dan perilaku pembelian. Dari situ, anda bisa mengatur budget sesuai prioritas, mengendalikan overlap, memperkuat relevansi iklan, dan memastikan klik yang datang benar benar menuju produk yang tepat.
Jika anda ingin dibantu menyusun struktur campaign berbasis produk yang rapi, membuat tracking transaksi atau lead lebih akurat, serta menjalankan optimasi rutin agar budget tidak bocor, anda bisa melihat layanan di murtafidigital.com/jasa-google-ads/. Saya biasanya mulai dari audit struktur akun dan performa per produk, lalu membuat peta prioritas produk berdasarkan profit dan peluang, sehingga alokasi budget lebih masuk akal dan hasilnya lebih stabil.
Dengan struktur yang tepat, anda tidak lagi menebak produk mana yang menyerap uang. Anda bisa melihatnya jelas, mengendalikannya cepat, dan mengembangkan yang benar benar menghasilkan.